Ariel Peterpan divonis 3,5 tahun

ariel
Keterangan gambar, Hakim menilai Ariel telah memberikan kesempatan menyebarkan pornografi.
Telah diterbitkan

Majelis Hakim akhirnya menjatuhkan vonis 3,5 tahun penjara terhadap Nazriel Irham alias Ariel yang didakwa membuat dan menyebarkan video rekaman pornografi.

Selain hukuman penjara, hakim juga memerintahkan agar terdawka membayar uang denda sebesar tuntutan jaksa, sebesar Rp250 juta.

Dalam vonisnya, majelis hakim antara lain mengatakan Ariel sedikitnya terbukti bersalah atas pasal 56 KUHP tentang perbuatan kejahatan memberikan kesempatan kepada orang lain untuk menyebarluaskan materi tindakan asusila. Dalam hal rekaman video persenggamaan antara Ariel dengan Luna Maya dan Cut Tari, menurut hakim, Ariel telah bersikap ceroboh dengan menyimpan rekaman itu pada alat penyimpan file terpisah atau external hard disk yang kemudian ditemukan oleh editor musik yang juga teman Ariel, Reza alias Redjoy.

Dalam vonisnya, hakim mengatakan Reza kemudian mengingatkan Ariel tentang bahaya menyimpan rekaman tersebut, namun Ariel tidak menanggapi dengan serius.

Pendukung diancam

“Terdakwa menanggapi dengan enteng dan hanya mengatakan ‘ngapain orang buka-buka hard disk gue’,” kata hakim menirukan kesaksian Reza sebelumnya. Tindakan ini menurut hakim merupakan bentuk kesengajaan sehingga rekaman itu akhirnya benar-benar tersebar di tengah masyarakat.

“Seandainya terdakwa hati-hati menyimpan video rekaman itu, maka rekaman itu tidak akan tersebar ke tengah masyarakat,” tegas hakim. Mendengar keputusan tersebut, kelompok Aliansi Pergerakan Islam, API, yang sejak pagi menggelar aksi bersamaan dengan jalannya sidang meneriakkan agar Jaksa Penuntut Umum mengajukan banding. “JPU harus banding karena hukumannya terlalu ringan,” teriak koordinator lapangan.

Massa juga mengancam para pendukung Ariel yang hadir untuk memberikan dukungan selama persidangan.

Mereka menuntut pendukung Ariel yang mengenakan kaos bertuliskan "Freedom' agar mencopot kaos itu.

Mereka menutup jalan keluar dan masuk ke gedung pengadilan untuk mencegat para pendukung Ariel.