Menegpora bolehkan pemain LPI di timnas

Sepakbola Indonesia
Keterangan gambar, Polemik masih berlanjut soal apakah pemain Liga Primer bisa masuk timnas PSSI
    • Penulis, Ervan Hardoko
    • Peranan, Wartawan BBC di Jakarta
  • Telah diterbitkan

Polemik boleh atau tidaknya pesepakbola yang berlaga di Liga Primer Indonesia memperkuat tim nasional kembali mencuat.

Kementerian Pemuda Olah Raga bersikukuh bahwa setiap warga negara Indonesia berhak memperkuat tim nasional tanpa kecuali jika memiliki kemampuan memadai.

Sementara itu PSSI tetap berpegang pada ketentuan Fifa bahwa para pemain sebuah tim nasional sepakbola harus bernaung di bawah klub dari sebuah kompetisi yang diakui Fifa.

LPI adalah kompetisi sepakbola yang digelar swasta di luar struktur PSSI.

Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga Andi Mallarangeng kembali menegaskan bahwa diskriminasi tidak dikenal dalam undang-undang keolahragaan nasional.

Sehingga, lanjut Andi, semua warga negara Indonesia memiliki hak yang sama memperkuat tim nasional dalam berbagai turnamen internasional.

Apalagi dengan program Indonesia Emas, maka seorang atlet bisa dipanggil untuk memperkuat negara meski tidak diusulkan oleh organisasi olahraganya.

Andi mengingatkan dalam sebuah pesta olah raga multi cabang seperti SEA Games, semua cabang olahraga yang dikirim berlaga mewakili KONI bukan mewakili organisasi keolahragaannya.

Sesuai Fifa

Demo anti Nurdin Halid
Keterangan gambar, Sejumlah pengunjuk rasa menuntut Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengundurkan diri

Namun Wakil Direktur Teknis Badan Tim Nasional, BTN, PSSI Iman Arif mengatakan untuk cabang sepakbola praktiknya tidak semudah yang disampaikan Menegpora.

Pemilihan pemain untuk tim nasional, lanjut Iman, adalah sepenuhnya wewenang pelatih. Namun, pemain itu sesuai aturan Fifa harus berasal dari kompetisi yang diakui Fifa.

Iman khawatir jika pemain yang berlaga di kompetisi dipanggil memperkuat timnas, maka Fifa akan menjatuhkan sanksi untuk Indonesia.

Namun, pengamat sepakbola Yesayas Oktavianus berpendapat usulan BTN untuk memindahkan seorang pemain LPI ke kompetisi resmi tak perlu dilakukan. Sebab selain rumit, untuk turnamen multi cabang seperti SEA Games Fifa tidak memiliki wewenang apapun:

Masalah bisa muncul jika timnas Indonesia diperkuat pemain-pemain LPI dalam ajang resmi Fifa misalnya pertandingan pra piala dunia 2014.

Yesayas menambahkan dengan keputusan pemerintah pada pekan lalu yang tidak mengakui kepemimpinan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid dan menunjuk KONI/KOI sebagai pengelola tim nasional sepakbola maka secara teori pemanggilan seorang pesepakbola untuk memperkuat tim nasional tidak membutuhkan persetujuan PSSI.