Evo Morales menang Pemilu

Presiden Morales mengklaim kemenangan dalam pemilihan presiden Bolivia dan akan menjabat presiden untuk kedua kalinya.
Survey awal mengindikasikan dia mendapatkan setidaknya 61% suara mengalahkan para saingannya.
Survey mengindikasikan saingan utamanya Manfred Reyes Villa mantan gubernur mendapatkan sekitar 23% suara.
Wartawan BBC Andres Schipani di La Paz melaporkan, hasil awal mengindikasikan kalau presiden juga berhasil menguasai kontrol parlemen dari oposisi.
Morales mengatakan ''dengan meraih dua per tiga Kongres kini adalah waktunya untuk mengakselerasi kecepatan perubahan''.
Hasil resmi pemilihan umum Bolivia diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang.
Pengamat asing memuji pemilihan umum di Bolivia berlangsung secara transparan dan adil.
Dukungan terhadap Morales kebanyakan berasal dari warga miskin mayoritas penduduk asli Bolivia yang mencapai 65% dari populasi negara itu.
"Dia mengubah segalanya. Dia membantu kaum miskin dan membangun jalan raya dan sekolah,'' kata Veronica Canizaya, seorang ibu rumah tangga kepada kantor berita Reuters sebelum memilih di pinggir danau Titicaca.
Pengamat mengatakan kemenangan Morales akan memperkuat dominasi politiknya dan melemahkan oposisi konservatif dengan para pebisnis.
Para pesaingnya menuduh Morales sebagai "totaliter" dan bertanggung jawab atas perkembangan produksi kokain di negara itu.
Morales kepada para pendukungnya saat kampanye terakhir mengatakan,''hanya ada dua jalan: melanjutkan perubahan atau kembali ke masa lalu.''





























