Suhu beku, puluhan tewas di Eropa

Puluhan orang tewas di beberapa negara Eropa ketika badai salju dan suhu dingin di bawah 0 derajat Celcius melanda benua itu dan menimbulkan kekacauan lalu lintas bagi jutaan orang.
Sedikitnya 42 orang mati kedinginan di Polandia ketika suhu udara berada di bawah titik beku, sementara di Jerman selatan suhu tercatat -33C.
Kepolisian Polandia menyerukan kepada masyarakat untuk membantu para tuna wisma atau orang-orang yang mabuk dan tergeletak di luar. Menurut polisi, sebagian besar dari 42 orang yang meninggal kedinginan pada akhir pekan adalah gelandangan.
Di tengah cuaca buruk ini, seorang pemilik restoran Polandia menawarkan makanan gratis kepada kaum gelandangan di alun-alun Krakow.
"Makanan ini bukanlah satu-satunya hal yang penting," kata pengusaha restoran Janusz Kosciuszko.
Dia menambahkan hal yang juga penting adalah masyarakat tahu bahwa seseorang memikirkan nasib mereka.
Sementara itu, pihak berwenang di ibukota Rusia, Moskow, mengerahkan 9.000 bajak salju untuk membersihkan jalan-jalan.
Kereta macet
Jaringan transportasi udara, kereta api dan jalan raya di kawasan Eropa utara terganggu.

Layanan kereta Eurostar yang menghubungkan Inggris dan Eropa daratan hari Senin kembali dihentikan selama tiga hari berturut-turut.
Pengelola Eurostar masih menyelidiki sejumlah kereta yang tiba-tiba macet di bawah terowongan. Akibatnya, puluhan ribu penumpang terdampar dan mengalami penundaan sejak Jumat.
Cuaca buruk ini juga menyebabkan kecelakaan lalu lintas meningkat di Eropa. Sejumlah orang tewas dalam kecelakaan di Austria dan Jerman.
Pengelola bandar udara di Prancis, Belgia dan Belanda kesulitan membersihkan landasan pacu di tengah salju lebat sehingga penerbangan terganggu.
Di Prancis, badai salju gelombang kedua menerjang wilayah utara hari Minggu.
Bandar udara terbesar ketiga di Jerman, Dusseldorf, juga ditutup karena turun salju lebat.
Suhu diperkirakan akan naik menjelang akhir pekan.





























