Dua eks menteri minta Brown diganti

Gordon Brown
Keterangan gambar, Gordon Brown menggantikan Tony Blair sebagai PM dan ketua partai
Telah diterbitkan

Kurang dari enam bulan sebelum pemilihan umum di Inggris, Partai Buruh yang berkuasa mengalami pertikaian internal.

Dua mantan anggota kabinet meminta semua anggota parlemen dari Partai Buruh melakukan pemungutan suara untuk menentukan apakah Perdana Menteri Gordon Brown perlu mundur sebagai pemimpin partai.

Mantan Menteri Pertahanan Geoff Hoon dan mantan Menteri Kesehatan Patricia Hewitt mengatakan partai terpecah menyikapi kepemimpinan Brown.

Kedua mantan pejabat tinggi ini mengatakan persoalan ini harus diatasi secepatnya.

Desakan itu tercantum dalam sebuah surat. Keduanya mengatakan ketidakpastian mengenai kepemimpinan Brown mempengaruhi sikap para pemilih.

"Ini bukan upaya kudeta. Seperti yang tertulis di surat kami, ini adalah upaya untuk mengatasi persoalan (kepemimpinan di Partai Buruh)," ujar Hewitt kepada BBC.

Sementara itu Hoon mengatakan ia belum membicarakan seruannya ini kepada para anggota kabinet. Menurut Hoon ini adalah persoalan anggota parlemen dari Partai Buruh.

"Ini untuk memastikan bahwa Partai Buruh bisa bersatu," kata Hoon.

Masih didukung para menteri

Namun sejumlah anggota kabinet, anggota parlemen, dan pengurus serikat buruh menyatakan mendukung kepemimpinan Brown sepenuhnya.

Menteri yang menyatakan mendukung Brown antara lain Menteri Dalam Negeri Alan Johnson, Menteri Kehakiman Jack Straw, Menteri Keuangan Alistair Darling, Menteri Energi Ed Miliband, dan menteri yang membidangi dunia usaha Peter Mandelson.

Brown sendiri mengatakan dia akan tetap menjalankan tugas sebagai pemimpin partai.

Menanggapi konflik internal di Partai Buruh ini, salah seorang pengurus teras Partai Konservatif yang beroposisi Eric Pickles mengatakan akhir-akhir ini makin banyak anggota parlemen dari Partai Buruh yang menyerang perdana menteri.

"Menyedihkan melihat partai yang berkuasa, yang menjalankan pemerintahan mengalami pertikaian antarfaksi," kata Pickles.

Pengurus Liberal Demokrat, partai terbesar ketiga di Inggris, Danny Alexander mengatakan Partai Buruh sudah tidak memiliki harapan untuk memenangkan pemilu.

Juni lalu beberapa anggota kabinet mengundurkan diri dan salah satunya, James Purnell, mendesak Brown mengundurkan diri.

Jajak pendapat menunjukkan Partai Buruh berada di belakang oposisi Partai Konservatif.