Pesawat jatuh, 100 lebih tewas

Puing pesawat Afriqiyah
Keterangan gambar, Puing-puing pesawat Afriqiyah berserakan dekat bandara Tripoli
Telah diterbitkan

Satu pesawat komersial jatuh di bandar udara Tripoli, Libia, menewaskan lebih dari 100 orang di dalamnya, demikian dikatakan para pejabat bandar udara Libia.

Pesawat milik Afriqiyah Airways yang terbang dari Johannesburg itu menurut jadwal akan mendarat pukul 06.10 waktu setempat.

Namun pihak Afriqiyah mengatakan pesawat jatuh ketika sedang mencoba mendarat di bandara.

Paling tidak 93 penumpang dan 11 awak pesawat berada di dalam pesawar jenis Airbus 330 itu.

Mereka diduga berasal dari berbagai negara, termasuk warga Inggris dan Afrika Selatan.

Kesebelas awak pesawat diperkirakan warga negara Libia.

Seorang menteri Libia mengatakan satu-satunya penumpang yang selamat adalah seorang anak warga negara Belanda.

Kementrian Luar Negeri Belanda sudah mengkonfirmasi bahwa sejumlah warganya berada dalam pesawat tersebut.

Sebagian penumpang dalam pesawat tadinya direncanakan akan menyambung penerbangan mereka ke Eropa.

Peta
Keterangan gambar, Pesawat Afriqiyah terbang dari Johannesburg menuju Tripoli

Di situs resmi perusahaan penerbangan itu Afriqiyah Airways mengatakan bahwa penerbangan nomor 8U771 imengalami kecelakaan saat sedang mendarat di bandara Tripoli.

Berkeping-keping

Televisi pemerintah Libia menunjukkan gambar video lapangan terbuka yang penuh dengan puing-puing pesawat yang berserakan.

Polisi dan petugas penyelamat yang mengenakan masker dan sarung tangan memeriksa puing-puing untuk mencari korban selamat.

Penyebab kecelakaan masih belum diketahui. Sejumlah laporan mengatakan pesawat itu jatuh ketika sudah sangat dekat dengan landasan pacu.

"Pesawat meledak ketika sedang mendarat dan hancur berkeping-keping," kata seorang petugas keamanan Libia kepada kantor berita AFP.

Wartawan BBC di Tripoli, Rana Jawad, melaporkan bandara sekarang ditutup dan mobil-mobil ambulans tampak datang dan pergi ke bandara.

Wartawan kami menambahkan bahwa cuaca di Tripoli cerah dalam beberapa hari terakhir.

Maskapai penerbangan Afriqiyah Airways didirikan pada tahun 2001.