Bencana kemanusiaan Kirgistan

Kirgistan
Keterangan gambar, Pengungsi Kirgistan membutuhkan bantuan besar-besaran
Telah diterbitkan

Asisten menteri luar negeri Amerika Serikat, Robert Blake, menggambarkan situasi di Kirgistan Selatan sebagai bencana kemanusiaan dan menyerukan penyelidikan independent atas peristiwa yang terjadi dalam beberapa hari belakangan ini.

Blake melawat ke Bishkek setelah sebelumnya mengunjungi kam pengungsian di Uzbekistan.

Ia akan bertemu dengan pemimpin sementara Kirgistan Roza Otunbayeva untuk membahas situasi yang terjadi.

PBB memperkirakan 400.000 orang terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka setelah terjadi tindak kekerasan selama seminggu penuh yang memecah komunitas beretnis Kirgis dan Uzbek.

Sekitar 100.000 orang diperkirakan telah menyeberang ke Uzbekistan sementara sisanya mengungsi ke daerah lain di Kirgistan.

Roza Otunbayeva memperkirakan jumlah mereka yang tewas sejak kerusuhan terjadi kemungkinan mencapai 2.000 orang.

Bantuan PBB

PBB sementara mengumumkan permintaan bantuan US$ 71 juta untuk Kirgistan.

John Holmes, kepala kantor PBB untuk koordinasi bantuan kemanusiaan, bertemu dengan negara-negara donor untuk membahas hal ini, demikian kata Sekjen PBB Ban Ki-moon.

Fokus bantuan akan berupa papan dan pangan dengan harapan bantuan bisa bertahan selama enam bulan.

''Terjadi kekurangan bahan makanan, air dan listrik karena penjarahan dan pembatasan pergerakan,'' kata Ban.

''Rumah sakit dan lembaga kesehatan penting lain kekurangan pasokan medis,'' tambahnya.

Dewan HAM PBB meminta pemerintah Kirgistan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh dan transparan atas bentrokan yang berawal di kota Osh, kota terbesar kedua Kirgistan.

map kirgistan
Keterangan gambar, Kantong-kantong wilayah warga keturunan Uzbek di Kirgistan