Kecelakaan di Kongo tewaskan 60 orang

kongo
Telah diterbitkan

Para pejabat Kongo mengatakan kecelakaan kereta di kawasan selatan Senin malam menewaskan sekitar 60 orang.

Empat gerbong masuk ke jurang setelah rangkaian kereta mendekati tikungan dengan kecepatan tinggi di daerah yang terletak 60 km dari kota pelabuhan Pointe Noire.

"Ada banyak korban baik meninggal maupun luka-luka dalam kecelakan ini," kata Direktur Operasi perusahaan kereta Chemin de Fer Congo-Ocean, Sauveur Joseph El Bez.

Ia menambahkan empat gerbong yang masuk ke jurang rusak parah.

Penasehat khusus untuk kementerian perhubungan Alphonse Pepa menyebut kecelakaan ini sangat serius.

Tidak dirawat

Sebagian besar korban yang mengalami luka-luka telah dibawa ke rumah sakit di Pointe Noire.

Wartawan BBC Will Ross mengatakan jalur yang dilalui kereta tersebut dibangun pada 1920-an dan 1930-an oleh para pekerja paksa, ketika Prancis menjajah Kongo. Ribuan orang tewas ketika membangun jalur kereta ini.

Ross juga mengatakan jalur ini tidak dirawat dengan baik.

Jalur yang menghubungkan Pointe Noire dan ibukota Brazzaville ini ditutup pada 1990-an karena perang saudara.

Ketika dibuka kembali, setidaknya telah terjadi dua kali kecelakaan fatal.

Ini adalah kecelakaan serius kedua dalam beberapa hari ini. Pada akhir pekan lalu satu pesawat yang mengangkut sejumlah pengusaha pertambangan jatuh, menewaskan 11 penumpang.