Cina luncurkan TV berbahasa Inggris

logo CNC
Keterangan gambar, CNC akan menyiarkan berita dan berbagai laporan ringan dari Cina ke pemirsa global
Telah diterbitkan

Kantor berita resmi Cina, Xinhua meluncurkan saluran televisi 24 jam dalam bahasa Inggris.

Para pejabat kantor berita ini mengatakan CNC World akan menyajikan "visi internasional dengan perspektif Cina".

Peluncuran stasiun televisi ini dilihat sebagai upaya Cina mengembangkan pengaruhnya di luar negeri dan mengimbangi pandangan-pandangan media asing.

Beijing sampai saat ini masih mengawasi media di negara itu secara ketat. Pemerintah Cina seringkali menuduh media Barat bias dan hanya melaporkan berita-berita negatif dari Cina.

CNC, China Xinhua News Network Corporation mengatakan, siarannya akan menawarkan "pandangan yang lebih baik mengenai Cina kepada pemirsa internasionalnya" dan siaran ini akan "membuat lebih banyak lagi suara yang didengar oleh dunia."

"Saluran televisi ini akan menyiarkan berita-berita terbaru secara cepat dan objektif, dan akan menjadi sumber informasi baru bagi pemirsa global," kata Presiden Xinhua, Li Congjun dalam acara peresmian di Beijing.

Dia mengatakan acara peluncuran ini merupakah "bagian integral" dari upaya Xinhua menyesuaikan diri dengan "pertumbuhan media yang begitu cepat".

Wu Jincai, pengawas program di CNC World mengatakan kepada Seksi Bahasa Cina BBC bahwa: "Cina adalah negara besar yang berharap mengembangkan perdamaian, dan jika kita punya kemampuan melakukan hal ini, kita harus melakukan hal itu."

Dia mengatakan saluran televisi ini berharap bisa mendapatkan sekitar 50 juta pemirsa selama tahun pertama dan bersikukuh bahwa peliputan mereka akan tetap objektif.

"Kami adalah saluran televisi berita, bukan stasiun televisi propaganda," kata dia.

Jangkauan global

Xinhua saat ini sudah menjadi satu dari tiga organisasi media terbesar di Cina, bersama-sama koran partai Komunis, Harian Rakyat dan lembaga penyiaran CCTV.

Beijing menanamkan jutaan dolar untuk lembaga siaran miliknya dalam upaya Cina mempromosikan pesan mengenai Cina ke dunia yang lebih luas.

Bulan Juli lalu, CCTV meluncurkan siaran dalam bahasa Arab ke sekitar 300 juta calon pemirsa di 22 negara di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Saluran televisi CCTV juga sudah meluncurkan siaran dalam bahasa Inggris, Prancis, Spanyol dan juga dalam bahasa Cina.

Semua saluran media, begitu juga organisasi-organisasi media yang lebih kecil serta independen, diawasi dengan ketat oleh Beijing, baik secara langsung maupun tindakan sensor yang dilakukan sendiri oleh dewan redaksi agar tidak ditutup.

Seluruh media di Cina secara rutin menghadapi batasan-batasan mengenai berita yang bisa mereka laporkan.

Cina seringkali mengeluh bahwa kantor-kantor berita asing menyajikan pandangan atau berita yang bias dan tidak adil dari Cina, hanya terfokus pada berita-berita negatif dan mengabaikan perkembangan-perkembangan positif yang terjadi di Cina.