PBB kirim tenda ke Benin

Badan pengungsi PBB mulai mengirimkan tenda ke Benin di Afrika Barat pekan ini di tengah banjir terburuk di negara itu.
Sekitar 3000 tenda akan diterbangkan dari Denmark untuk memberikan perlindungan kepada sekitar 680 ribu orang yang terkena bencana.
Dua pertiga Benin mengalami hujan deras selama berbulan-bulan dan sekitar 800 kasus kolera dilaporkan terjadi di sana.
Banjir di salah satu negara termiskin di dunia ini merupakan yang terburuk sejak 1963.
Kawasan yang semula diperkirakan tidak rawan banjir telah rusak berat dan desa-desa tersapu banjir.
"Kawasan yang luas tertutupi air sehingga mereka tinggal di atap rumah karena berusaha tinggal dekat kediaman mereka," kata Helen Kawkins dari lembaga bantuan Care kepada BBC.
Banjir telah menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat. Air minum dan air mandi tercemar kotoran manusia dari kakus yang terendam banjir.
Menurut lembaga bantuan Care, jumlah kasus kolera bertambah setiap hari. Di kota terbesar Cotonou saja sudah terjadi 50 kasus. Puluhan orang tewas karena banjir dalam beberapa pekan ini, kata para pejabat.
Warga yang telah kehilangan tempat tinggalnya mengungsi ke fasilitas kesehatan sehingga menyulitkan lembaga kesehatan Benin.
Hujan masih terus turun di Benin dan peramal cuaca menyebutkan belum ada tanda-tanda akan reda.





























