Singapura beli bursa saham Sidney

bursa saham singapura
Keterangan gambar, Merger akan meningkatkan posisi Singapura sebagai pusat keuangan.
Telah diterbitkan

Bursa saham Singapura berencana mengambil alih perusahaan yang memiliki bursa saham Australia di Sidney.

Jika disetujui, tawaran pembelian senilai US$8,2 miliar ini akan menandai merger pertama bursa saham di kawasan Asia Pasifik.

Kesepakatan ini juga akan menguatkan posisi Singapura sebagai pusat keuangan.

"Ini akan menjadi bursa saham terbesar kedua di kawasan," kata Magnus Bocker, direktur eksekutif bursa saham Singapura.

Akses ke Asia

Keuntungan juga akan diraih para investor Australia karena mereka akan mendapatkan akses lebih besar ke pasar Asia.

Saat ini bursa saham Singapura adalah yang terbesar kedua di Asia sementara Sidney menempati peringkat ketiga.

Wartawan bisnis BBC mengatakan penggabungan dua bursa akan meningkatkan daya saing Singapura di pasar Asia yang selama ini dikuasai bursa saham Hong Kong.

Kinerja perekonomian Cina yang mengesankan ikut membantu Hong Kong sebagai bursa saham terbesar di Asia.