Hari berkabung nasional di Kamboja

berkabung di kamboja
Keterangan gambar, Karangan bunga diletakkan di dekat lokasi kejadian di sebuah jembatan
Telah diterbitkan

Hari berkabung nasional digelar di Kamboja hari Kamis (25/11) untuk menghormati lebih dari 450 warga yang tewas dalam Festival Air beberapa hari lalu.

Bendera akan dikibarkan setengah tiang sepanjang hari ini dan pemerintah telah meminta semua tempat hiburan, klub malam, dan diskotek tutup.

Perdana Menteri Hun Sen, para pejabat tinggi, dan keluarga korban akan hadir dalam upacara yang dilaksanakan di dekat jembatan yang menjadi lokasi kejadian.

"Upacara ini untuk menghormati para korban yang meninggal dunia dan untuk memperingati tragedi buruk bagi bangsa dan rakyat Kamboja," kata Hun Sen.

Ratusan warga terinjak-injak di jembatan tersebut setelah jembatan bergoyang dan kemudian muncul kabar jembatan yang penuh sesak itu akan ambrol.

Para saksi mata mengatakan banyak orang terjatuh ke sungai dan tenggelam.

Sejumlah keluarga korban mengaku kecewa dan marah dengan pengaturan keamanan acara ini.

"Saya sedih dan kecewa dengan kejadian ini," kata Phea Channara, saat menghadiri pemakamannya saudaranya di dekat ibukota Phnom Penh.

"Di mana para polisi? Mengapa mereka membiarkan ini terjadi?"

Festival Air digelar di ibukota Phnom Penh setiap tahun dan dikunjungi oleh sekitar tiga juta orang dari seluruh penjuru Kamboja.