Enam tentara NATO tewas ditembak

Seorang juru bicara Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO di Afghanistan mengatakan enam tentara NATO tewas ditembak di distrik Pachir Wagam, Provinsi Nangarhar.
Pelaku penembakan dikatakan mengenakan seragam polisi Afghanistan dan dia sendiri akhirnya tewas dalam insiden.
"Seseorang yang mengenakan seragam polisi Afghanistan mengarahkan senjatanya ke Pasukan Bantuan Asing, ISAF dalam misi latihan hari ini, dan menewaskan enam anggota di Afghanistan timur," demikian bunyi pernyataan NATO hari ini (29/11).
ISAF beroperasi di Afghanistan di bawah bendera NATO.
Kepala Kepolisian Daerah setempat Aminullah Amerkhail mengatakan tempat kejadian perkara terletak di daerah yang terpencil dan jaringan telpon tidak berfungsi sehingga sulit untuk mendapatkan informasi akurat.
'Bukan gadungan'
Sumber-sumber setempat dikutip mengatakan bahwa penembakan ini tidak direncanakan sebelumnya, tetapi terjadi karena salah pengertian.
Tentara NATO yang tewas dilaporkan berasal dari Amerika Serikat.

Seorang juru bicara kementerian dalam negeri Afghanistan, Zemeri Bashary mengatakan pelaku penyerangan memang adalah anggota polisi penjaga perbatasan dan bukan polisi gadungan, lapor kantor berita Associated Press. NATO belum mengukuhkan pernyataan departemen dalam negeri.
Kelompok pemberontak Taliban sebelumnya pernah menyamar sebagai polisi dan kemudian melancarkan serangan. Pada akhir pekan, dua pengebom bunuh diri dengan mengenakan seragam polisi membunuh 12 orang polisi di Provinsi Paktika.
Awal bulan ini NATO mengatakan pihaknya sedang menyelidiki klaim Taliban bahwa seorang tentara Afghanistan menembak mati pasukan asing di Afghanistan selatan.
ISAF melatih dan memandu pasukan keamanan Afghanistan, tetapi sejauh ini terdapat sejumlah insiden penembakan pasukan asing oleh pasukan Afghanistan.





























