Mantan Wapres AS, Dick Cheney, akan didakwa di Nigeria

Dick Cheney
Keterangan gambar, Cheney menjabat pimpinan eksekutif Halliburton sebelum jadi wapres.
Telah diterbitkan

Badan antikorupsi Nigeria akan mendakwa mantan Wakil Presiden Amerika Serikat, Dick Cheney, sehubungan dengan suap yang melibatkan sebuah perusahaan teknologi KBR

KBR - yang pernah menjadi anak perusahaan energi Halliburton- mengaku menyuap sejumlah pejabat

Juru bicara badan antikorupsi Nigeria, Femi Babafemi, mengatakan kemungkinan pekan depan dakwaan atas Cheney disampaikan.

Babafemi mengatakan bahwa dakwaan itu tidak lepas dari peran sebagai eksekutif Halliburton.

Skandal suap tersebut berkaitan dengan pembangunan pabrik LNG di Nigeria selatan.

Pengacara Cheney, Terence O'Donnel, mengatakan tuduhan keterlibatan Cheney dalam skandal itu sama sekali tidak berdasar.

"Dugaan perilaku yang salah apapun sehubungan dengannya, yang dibuat sekarang maupun beberapa tahun mendatang, sama sekali tidak berdasar."

Cheney merupakan pimpinan eksekutif Halliburton sebelum menjadi wakil presiden untuk George W Bush tahun 2001.

Pemeriksaan kantor

Tahun lalu KBR mengaku bersalah membayar US$180 juta sebagai suap ke para pejabat Nigeria sebelum tahun 2007, jadi ketika masih sebagai anak perusahaan Halliburton.

Perusahaan itu kemudian bersedia membayar denda US$579 juta sehubungan dengan kasus tersebut di Amerika Serikat.

Namun Nigeria -bersama dengan Prancis dan Swiss- melakukan penyelidikan sendiri atas kasus tersebut.

KBR dan Halliburton kini sudah berpisah dan Halliburton mengatakan tidak berkaitan dengan kasus atas KBR.

Halliburton juga mengeluhkan pemeriksaan kantor mereka pekan lalu -yang dilakukan Komisi Kejatahan Keuangan dan Ekonomi- sebagai penghinaan atas keadilan.

Sepuluh orang yang sempat ditanyai tapi kemudian dibebaskan.