Angkatan laut Korea Selatan gelar latihan perang

latihan militer korsel-as
Keterangan gambar, AL Korsel gelar latihan setelah ambil bagian dalam latihan dengan AS
Telah diterbitkan

Angkatan Laut Korea Selatan mulai hari Senin (6/12) menggelar latihan militer besar-besaran.

Latihan dilakukan di tengah peringatan Korea Utara agar Korsel tidak melakukan kegiatan semacam ini di wilayah laut yang dipersengketakan.

Pyongyang mengatakan latihan militer Korsel yang diperkirakan berlangsung selama tujuh hari ini menunjukkan bahwa Seoul ingin memicu perang.

Militer Korsel kepada kantor berita Reuters mengatakan latihan tersebut mengambil tempat di Garis Batas Utara (NLL).

Mereka mengatakan latihan digelar di 29 titik di sisi barat, timur, dan selatan Semenanjung Korea di antaranya di dekat Pulau Daecheong, satu dari lima pulau besar di perbatasan Laut Kuning.

Di sinilah terjadi konflik antara AL Korut dan Korsel tahun lalu yang menimbulkan korban.

Pertemuan tiga menlu

Kawasan Pulau Yeonpyong, yang menjadi sasaran serangan artileri Korut 13 hari silam, tidak dipilih sebagai salah satu lokasi latihan.

Serangan Korut tersebut menghancurkan puluhan rumah dan menewaskan dua marinir dan dua warga sipil Korsel.

Pyongyang mengatakan serangan ini sebagai balasan atas tindakan Korsel mengarahkan tembakan ke perairan mereka.

Korsel menjawab tudingan Korut dengan mengatakan latihan militer mereka tidak membahayakan jiwa.

Ketegangan di Semenanjung Korea belum mereda sejak serangan di Yeonpyong.

Menteri luar negeri Korsel dan Jepang akan mengadakan pertemuan dengan Menlu AS Hillary Clinton di Washington hari ini untuk membahas masalah Korut.

Para wartawan mengatakan ketiga pejabat akan mengeluarkan pernyataan mengecam aksi Korut.