Ledakan bom di Nigeria, 32 tewas

Tentara Nigeria
Keterangan gambar, Tentara Nigeria di lokasi ledakan bom yang mencederai puluhan orang
Telah diterbitkan

Setidaknya 32 orang tewas dalam ledakan bom di Nigeria tengah.

Bom-bom itu diledakkan pada peyaraan Malam Natal dekat kota Jos. Tidak ada kelompok yang menyatakan diri melancarkan serangan itu.

Ledakan tersebut terjadi di daerah tempat 1.000 orang terbunuh dalam bentrokan sektarian tahun ini.

Dalam perkembangan terpisah, setidaknya enam orang terbunuh dalam serangan terhadap sejumlah gereja oleh kelompok yang dicurigai sebagai militan Muslim di kota Maiduguri.

Gregory Yenlong, jurubicara negara bagian Plateau di Nigeria, mengatakan memang ancaman yang sudah ada sejak lama terhadap masyarakat Kristen di wilayah itu.

"Selama dua pekan belakangan ini ada ancaman untuk mengganggu perayaan Natal di Jos," kata Yenlong kepada kantor berita Bloomberg.

Sekitar 74 orang luka-luka dalam rangkaian ledakan ini. Sebagian berada dalam kondisi gawat.

Konflik ekonomi

Jos terletak di jalur konflik antara wilayah utara yang berpenduduk mayoritas Muslim dan wilayah selatan yang beragama Kristen dan animisme.

Meskipun bentrokan-bentrokan terjadi antara kelompok-kelompok Muslim dan Kristen, para pengamat mengatakan penyebab utamanya adalah masalah ekonomi dan politik.

Penduduk Muslim kebanyak berada dari masyarakat berbahasa Hausa atau Fulani. Mereka ini biasanya orang nomadis yang hidup dari beternak atau berniaga.

Sedangkan orang Kristen Berom, Anugata dan kelompok Afirase merupakan petani kacang.