Rusia kritik balik negara-negara Barat

Mikhail Khodorkovsky
Keterangan gambar, Khodorkovsky dinyatakan bersalah melakukan penggelapan
Telah diterbitkan

Rusia menuduh negara-negara Barat melakukan tekanan "yang tidak bisa diterima" terhadap pengadilan taipan minyak Mikhail Khodorkovsky.

Kementerian Luar Negeri Rusia memberikan reaksi itu terhadap kritik yang dilontarkan Amerika Serikat dan Jerman hari Senin setelah vonis bersalah kedua kalinya atas Khodorkovsky.

Khodorkovsky yang pernah dianggap sebagai ancaman potensial terhadap Perdana Menteri Vladimir Putin dinyatakan bersalah melakukan penggelapan.

Dia pertama kali divonis penjara tahun 2005 karena penipuan dan penghindaran pajak.

"Upaya untuk menekan pengadilan tidak bisa diterima," ujar jurubicara kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan di situs Kemlu Rusia.

"Kami berhadap setiap orang tidak campur tangan baik dalam masalah dalam negeri maupun internasional," katanya.

Pandangan bahwa keadilan diberlakukan secara selektif di Rusia, katanya, "tidak berdasar".

Hakim menyimpulkan Khodorkovsky dan mitra bisnisnya Platon Lebedev bersalah mencuri dari perusahaannya Yukos dan melakukan pencucian uang.

Vonis lengkap serta hukuman terhadap Khodorkovsky akan disampaikan beberapa hari lagi.

'Prihatin'

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton mengatakan pengadilan itu memunculkan "pertanyaan penting" mengenai penegakan hukum di Rusia dan putusan itu memiliki dampak negatif bagi reputasi Rusia".

Sedangkan Gedung Putih mengatakan "sangat prihatin" terhadap putusan yang mereka sebut "tebang pilih" penerapan hukum.

Menteri Luar Negeri Jerman Guido Westerwelle mengatakan dia "sangat prihatin" dengan putusan pengadilan itu.

"Ini adalah kepentingan mitra kami Rusia untuk menanggapi keprihatinan ini dengan serius dan menjunjung tinggi hukum, demokrasi dan hak asasi manusia," katanya.

Sementara ketua Komite Luar Negeri Parlemen Inggris Richard Ottaway mengatakan "proses hukum seperti di Inggris" tidak diikuti.

Khodorkovsky, yang ditahan sejak 2003, satu tahun lagi akan menyelesaikan masa hukuman karena penipuan ketika dia dan Lebedev dinyatakan bersalah hari Senin (27/12).

Pengacara Khodorkovsk menolak tuduhan itu sebagai cara agar kedua orang itu tetap ditahan.

Salah seorang pengacara tersebut, Vadim Klyuvgant, mengecamnya sebagai "putusan tidak adil oleh pengadilan yang tidak bebas".

Dia menambahkan, putusan itu sebagai "sesuatu yang memalukan bagi negeri ini".