AS dibuat kalang kabut oleh salju

Salju tebal di New York
Keterangan gambar, Salju tebal di New York, puluan ribu penumpang udara terdampar
Telah diterbitkan

AS timur-laut berusaha kembali normal setelah cuaca buruk dengan hujan salju tebal menyebabkan puluhan ribu penumpang terdampar dan banyak yang tidak mendapatkan listrik.

Penerbangan sekarang dimulai kembali dari dan ke New York, Boston dan Philadelphia.

Tetapi banyak penumpang diperkirakan akan terdampar sampai akhir pekan setelah 7.000 penerbagan dibatalkan pasca-Natal yang sibuk.

Para pakar meramalkan cuaca yang lebih bagus dalam beberapa hari mendatang.

Karena banyak penerbangan yang akan penuh antara Natal dan Tahun Baru, para pakar industri penerbangan mengatakan sulit bagi maskapai-maskapai penerbangan untuk menampung semua penumpang yang terdampar di kawasan New York dalam waktu segera.

"Cuaca buruk ini terjadi pada waktu yang sangat sibuk," kata konsultan penerbangan, Darry Jenkins, kepada kantor berita AP.

Jurubicara American Airlines, Ed Martelle, mengatakan perusahaannya bisa memulai kembali penerbangan normal hari Rabu tetapi dia tidak bisa mengatakan berapa jumlah penumpang terdampar yang harus menunggu penerbangan berikutnya.

"Siapa pun akan mengatakan bahwa situasinya seperti mengisi teka-teki jigsaw yang semua kepingannya berubah-ubah terus," Mertelle berujar.

Putus listrik

Tiga bandara yang melayani New York, yaitu JFK, La Guardia, dan Newark Liberty International Airport, dan juga bandara Logan di Boston serta Philadelphia International dibuka kembali Senin malam.

Kelima bandara itu ditutup sejak subuh, membuat ribuan penumpang terpaksa tidur di lantai terminal. Para analis mengatakan badai salju dan dampaknya kemungkinan akan merugikan kalangan penerbangan sebesar $100 juta.

salju di New York
Keterangan gambar, Salju di New York

Sementara itu, sepuluh ribu rumah terputus dari aliran listrik. Koran New York Times mengutip perusahaan-perusahaan energi yang mengatakan rumah-rumah di Massachusetts, New York City dan Westchester County, Long Island dan New Jersey tidak memiliki pasok listrik.

Lima orang dilaporkan meninggal dalam kecelakaan lalulintas di tengah badai, empat di Karolina Utara dan Karolina Selatan dan satu di Maine, kata surat kabar itu, sementara banyak jalan yang masih tertimbun salju.