Rusia dan Cina buka jaringan pipa minyak

Jaringan pipa minyak pertama yang menghubungkan negara produsen minyak terbesar dunia, Rusia, dengan negara konsumen energi terbesar dunia, Cina, mulai beroperasi.
Jaringan pipa yang dipasang dari Siberia sampai ke kota Daqing di kawasan timur laut Cina itu akan memungkinkan peningkatan pesat ekspor minyak antara kedua negara.
Sampai saat ini minyak Rusia dikirim ke Cina diangkut dengan kereta api.
Ekspor minyak Rusia dari jaringan pipa minyak Rusia yang berlokasi utama di Siberia itu sebelumnya untuk negara-negara Eropa.
Rusia diperkirakan akan mengekspor 15 juta ton minyak lewat jaringan pipa baru itu tiap tahun selama dua puluh tahun ke depan, atau sekitar 300.000 barel minyak per hari.
Proyek itu bernilai US$25 miliar dan sebagian didanai dengan pinjaman dari Cina.
Rusia mengambil alih posisi Arab Saudi sebagai produsen minyak terbesar dunia sejak tahun 2009.
Cina melampaui Amerika sebagai negara konsumen energi terbesar dunia tahun lalu.





























