Proses sidang kasus Arizona dimulai

Pria yang didakwa melakukan upaya pembunuhan terhadap anggota konggres AS dan mengakibatkan enam orang lainya tewas, mulai dihadirkan ke Pengadilan Federal, Phoenix, Arizona.
Jared Loughner, pria yang berusia 22 tahun itu menghadapi serangkaian tuduhan atas aksi serangan yang dilakukannya pada hari Sabtu (8/1) lalu.
Lougher yang mengenakan seragam penjara dengan tangan diborgol dilaporkan tidak banyak bicara dalam sesi hearing yang berlangsung selama 13 menit itu.
Sesi tersebut untuk mengkonfirmasi identitasnya dan memastikan pendamping hukum yang akan menyertainya dalam persidangan kasus ini.
Saat ditanya hakim mengenai ancaman hukuman yang dihadapinya, Loughner memahami bahwa dia bisa mendapatkan hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati atas dakwaan melakukan pembunuhan terhadap hakim federal John Roll di Tucson, Arizona.
Dalam perkara ini, Loughner akan didampingi oleh Judy Clarke sebagai pengacaranya.
Clarke sebelumnya dikenal sebagai pengacara yang mendampingi konspirator aksi pengeboman di Oklahoma City, Timothy Mc Veigh.
Lima tuduhan
Dalam sesi tersebut, Hakim Federal juga memerintahkan penahanan tanpa adanya kesempatan bebas dengan uang jaminan terhadap Lougnher dan menjadwalkan sidang berikutnya akan berlangsung pada tanggal 24 Januari mendatang.
Loughner dalam kasus ini dikenakan lima tuduhan antara lain, upaya melakukan pembunuhan terhadap anggota konggres, pembunuhan tingkat pertama terhadap dua pegagawai federal dan upaya pembunuhan terhadap dua pegawai federal.
Hingga saat ini masih belum bisa diketahui apakah Departemen Hukum AS akan mencoba mengajukan tuntutan hukuman mati atau tidak terhadap Loughner.
Kasus yang terjadi Tucson, Arizona mengundang perhatian besar publik Amerika. Presiden Barack Obama sebelumnnya sudah juga menyampaikan rasa keprihatinannya terhadap aksi kekerasan tersebut.
Akibat aksi yang diduga dilakukan oleh Loughner ini seorang anggota kongres wanita, Gabrielle Giffords, yang ditembak di kepala dalam peristiwa tersebut sekarang masih dalam keadaan kritis.





























