Barak militer Thailand diserang

Tentara Thailand
Keterangan gambar, Empat tentara menjadi korban serangan pemberontak
Telah diterbitkan

Sebuah tangsi militer di Thailand Selatan menjadi sasaran serangan yang menewaskan empat tentara pemerintah.

Menurut juru bicara militer Thailand sekitar 40 orang bersenjata menyerang sebuah kamp tentara di propinsi Narathiwat dalam sebuah serangan yang terorganisir.

Kelompok separatis Islam sering melakukan serangan di tiga propinsi bependuduk mayoritas Islam yang terletak di Thailand Selatan, tetapi serangannya biasanya berupa bom pinggir jalan atau penembakan dari kendaraan.

Sejak tahun 2004 sudah lebih dari 4.300 orang yang menjadi korban dalam konflik di Thailand Selatan yang berkecamuk lagi setelah bertahun-tahun tenang.

Angkatan Bersenjata Thailand mengatakan dalam serangan kali ini para pemberontak menyerang basis militer itu dari depan dan belakang.

Angkatan Darat Thailand mengerahkan 60.000 pasukan di Thailand Selatan untuk memerangi pemberontakan ini.

Tak dikenal

Wartawan BBC di Bangkok Alastair Leithead mengatakan kelompok-kelompok pemberontak itu tidak banyak diketahui, tetapi diperkirakan beroperasi dalam sel-sel mandiri yang terdiri dari beberapa orang tanpa hirarki kepemimpinan yang kuat.

Alastair Leithead mengatakan serangan kali ini menunjukkan tingkat koordinasi yang jauh lebih besar daripada serangan-serangan sebelumnya.

Para pemberontak ini menuntut otonomi untuk kawasan yang secara historis disebut Pattani, yang dianeksasi oleh kerajaan Thailand sekitar seabad yang lalu.

Kelompok-kelompok ini diperkirakan tidak mempunyai hubungan dengan kelompok ektremis regional maupun global.