New York larang merokok di taman

Sumber gambar, AFP
Dewan kota New York menyetujui salah satu kebijakan anti merokok yang sangat ketat di kota besar dunia.
Peraturan baru itu memperluas larangan merokok di kota itu sehingga mencakup taman-taman kota, pantai dan bahkan tempat atraksi turis seperti Times Square.
Larangan itu akan mulai berlaku tiga bulan setelah Walikota New York Michael Bloomberg menandatanganinya.
Kebijakan baru itu akan melarang warga merokok di 1.700 taman kota dan di garis pantai kota itu sepanjang 23 kilometer.
"Mulai musim panas ini, warga New York yang mengunjungi taman-taman dan pantai untuk mendapat udara segar dan rekreasi akan menghirup udara yang lebih bersih. Mereka bisa duduk di pantai yang bebas dari punting rokok," kata Michael Bloomberg setelah dewan kota meloloskan peraturan itu dengan perbedaan suara 36-12.
Masyarakat totaliter
Larangan itu juga akan mencakup kawasan khusus pejalan kaki seperti Times Square.
Departemen Pertamanan New York, yang membawahi taman dan tempat rekreasi milik kota, sekarang juga berwenang untuk menerapkan denda kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran kecil, seperti mengemis atau buang air kecil sembarangan.
Namun sebagian anggota dewan kota yang menolak keibjakan itu menyebut peraturan tersebut melanggar hak-hak individu.
"Menurut saya pemerintah terlalu membantasi dalam hal ini," kata Robert Jackson, anggota Partai Demokrat dari distrik Harlem.
"Masyarakat yang menerapkan peraturan seperti ini adalah masyarakat totaliter," tambahnya.





























