Pesawat robot tewaskan dua serdadu AS

pesawat tak berawak
Keterangan gambar, Militer Amerika Serikat mengerahkan pesawat tak berawak dalam perang di Afghanistan
Telah diterbitkan

Serangan pesawat tak berawak diduga menewaskan dua serdadu Amerika di Afghanistan selatan pekan lalu, kata pejabat militer AS.

Kasus yang tampaknya ''salah tembak'' tengah diselidiki dan jika dikukuhkan ini akan menjadi kejadian langka pesawat tanpa pilot menewaskan anggota pasukan Amerika.

Insiden ini terjadi di Provinsi Helmand tempat pasukan pimpinan Amerika mencoba menggusur pemberontak Taliban.

Pesawat tak berawak milik Amerika sering digerakkan untuk menyerang militan di Afghanistan dan Pakistan.

Para pengecam mengatakan ratusan warga sipil juga terbunuh dalam serangan semacam itu dalam beberapa tahun terakhir.

Kedua serdadu AS yang tewas adalah Sersan Jeremy Smith, 26 tahun, dan kelasi Benjamin Rast, 23 tahun.

Mereka dikerahkan bersama satuan yang dikirim untuk memperkuat tim marinir AS yang menjadi sasaran gempuran dari pemberontak di luar kota kecil, Sangin, lapor jaringan media berita AS NBC News.

NBC News adalah lembaga berita pertama yang memberitakan insiden tersebut.

Marinir, yang menyaksikan video yang dikirim dari pesawat tak berawak bersenjata Predator yang terbang di atas mereka, melihat gambar-gambar inframerah sosok yang bergerak ke arah mereka dan mungkin menyimpulkan sosok tersebut adalah pemberontak bukannya sesama marinir, kata NBC.

Pentago belum memberikan komentar mengenai kedua korban tewas dan menyatakan penyelidikan tengah dilakukan.