Warga Rumania tentang rencana penghematan

Demo Rumania
Keterangan gambar, Ratusan warga Rumania berhadapan dengan polisi anti huru hara di ibukota Bukares.
Telah diterbitkan

Polisi anti huru hara Rumania menembakkan gas air mata saat membubarkan pengunjuk rasa yang memprotes kebijakan pemotongan anggaran di ibukota Bukares.

Bentrokan ini mengakibatkan setidaknya sembilan orang, termasuk sejumlah polisi dan seorang wartawan televisi setempat terluka dalam unjuk rasa yang sudah berlangsung selama tiga hari itu.

Sejauh ini polisi sudah menahan 30 orang warga peserta unjuk rasa.

Kerusuhan ini diawali saat para pengunjuk rasa melempari polisi dengan batu yang langsung dibalas dengan tembakan gas air mata.

Unjuk rasa ini pecah pada Sabtu (14/1) ketika ratusan warga berjalan menuju Lapangan Universitas Bukares.

Mereka kemudian menduduki lapangan itu dan melakukan protes atas kebijakan pemerintah pimpinan Presiden Traian Basescu.

Demonstrasi ini sebenarnya berawal dari aksi solidaritas untuk seorang pejabat kesehatan yang mengundurkan diri memprotes kebijakan pemerintah itu.

Kemudian aksi yang berawal dengan skala kecil itu kemudian terus bertambah dan menyebar ke berbagai daerah di Rumania.

Layanan kesehatan

Raed Arafat
Keterangan gambar, Dr Raed Aravat menentang kebijakan privatisasi layanan kesehatan Rumania.

Pemicu aksi unjuk rasa ini sebenarnya adalah Raed Arafat, seorang dokter kelahiran Palestina yang memprotes kebijakan layanan kesehatan pemerintah Rumania.

Wartawan BBC Nick Thorpe melaporkan Arafat datang ke Rumania pada 1980-an dan sangat dikenal dengan upayanya meningkatkan layakan kesehatan di negeri Eropa Timur itu.

Arafat mengundurkan diri dari jabatan deputi menteri kesehatan awal pekan lalu, setelah Presiden Basescu secara terang-terangan melakukan serangan.

Penyebabnya adalah perlawanan Arafat terhadap kebijakan pemerintah yang memutuskan untuk menyerahkan sebagian layanan kesehatan kepada swasta.

Namun keputusannya itu mendapat tentangan rakyat yang membuat Basescu kemudian menyatakan tidak akan melanjutkan kebijakan yang tidak populer itu.

Kini rakyat sudah terlanjut marah dan meminta agar Basescu mengundurkan diri dari jabatannya.