Dakwaan terkait festival musik di Jerman

Sumber gambar, AFP
Kejaksaan Jerman mendakwa 10 orang sehubungan dengan tewasnya 21 orang akibat terinjak-injak dalam festival musik tahun 2010.
Korban berjatuhan saat ratusan ribu orang berdesak-desakan melewati sebuah terowongan sempit yang merupakan satu-satunya jalan menuju lapangan tempat festival Parade Cinta atau Love Parade berlangsung.
Mereka yang didakwa adalah empat karyawan pelaksana festival, Lopavent, dan enam pegawai pemerintah kota Duisburg.
Dakwaan yang diajukan berupa kelalaian yang menyebabkan kematian dan cedera.
"Sebuah peristiwa yang diinginkan sebagai pesta, dansa dan untuk bersenang-senang berubah menjadi tragedi yang mengerikan," kata Ketua Kejaksaan Duisburg, Horst Bien, dalam konferensi pers.
Selain jatuhnya 21 korban jiwa, lebih dari 500 orang cedera dalam tragedi 24 Juli 2010.
Pihak berwenang awalnya menyelidiki 16 tersangka karena perencanaan dan pengaturan massa yang dianggap buruk, namun enam orang dinyatakan bebas karena bukti-bukti tidak cukup.

Sumber gambar, Reuters
Walikota Duisburg saat itu, Adolf Sauerland, ditekan untuk mundur lewat referendum kota tahun 2012 karena dituduh mengabaikan peringatan bahwa tempat festival terlalu kecil.
Korban yang tewas -13 perempuan serta delapan pria- berusia antara 18 hingga 38 tahun dan tujuh di antaranya merupakan warga asing.
Parade Cinta dimulai sebagai festival jalanan tahun 1989 sebelum berkembang menjadi festival tahunan yang dihadiri jutaan penggemar musik tekno dari seluruh dunia.





























