Kelompok separatis Mali culik PNS

Moussa Mara
Keterangan gambar, Kunjungan Moussa Mara di Kidal adalah kali pertama sejak diangkat sebagai perdana menteri.
Telah diterbitkan

Sekitar 30 pegawai negeri sipil Mali diculik oleh kelompok separatis Tuareg di kota Kidal, Mali utara.

Para pegawai negeri sipil tersebut ditangkap setelah bertemu Perdana Menteri Mali, Moussa Mara yang sedang dalam perjalanan dinas pertamanya ke daerah utara sejak diangkat sebagai perdana menteri April lalu.

Baku tembak antara pihak pemerintah dan kelompok separatis Tuareg terjadi Sabtu waktu setempat, sebelum Perdana Menteri Mali tiba di Kidal.

Lebih dari dua puluh tentara Mali terluka dalam baku tembak tersebut.

Mali, sebuah negara dengan 16 juta orang di Afrika Barat, berada dalam situasi tidak menentu ketika pejuang militan Islam <link type="page"><caption> mengambil alih bagian utara Mali</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/02/130223_mali_pertempuran_maut.shtml" platform="highweb"/></link> tahun 2012 dengan memanfaatkan pemberontakan kelompok separatis Tuareg.

<link type="page"><caption> Pasukan Perancis</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/02/130224_france_mali.shtml" platform="highweb"/></link> dan Afrika telah berjuang untuk menjaga Mali Utara dari pasukan separatis dan militan Islam yang menguasai wilayah itu.

Pemilihan umum diadakan di Mali Juli 2013 dan dewan penjaga perdamaian PBB ditempatkan di sana.

Namun pembicaraan antara pemerintah baru dan kelompok Tuareg belum terwujud.