Finding Dory menjadi film animasi terlaris di AS

Sumber gambar, Pixar Disney
Film Finding Dory meraih US$136,2 juta atau sekitar Rp1,8 triliun saat penayangan pertama pada akhir pekan, yang menjadikannya sebagai film animasi terlaris di Amerika Serikat.
Sekuel Finding Dory ini menggeser Shrek the Third yang mengumpulkan US$121,6 juta (Rp1,6 triliun) ketika dirilis tahun 2007 lalu.
Dory juga menjadi film terlaris kedua dalam tayangan pertamanya setelah Captain America: Civil War yang dirilis Marvel tahun 2016.
- <link type="page"><caption> Film-film untuk ditonton bulan Juni</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_cul/2016/06/160602_vert_cul_film_juni" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Operasi tumor atas ikan mas koki Nemo berhasil</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160531_majalah_ikan_nemo" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Sekuel Finding Nemo siap diproduksi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2013/04/130405_finding_dory" platform="highweb"/></link>
Film dengan pengisi suara utama Ellen DeGeneres -yang juga tampil di Finding Nemo- baru akan beredar di Inggris pada 29 Juli mendatang.

Sumber gambar, Reuters
Paul Dergarabedian, analis senior media dari comScore's, mengaku prestasi Finding Dory ini cukup mengejutkan.
"Pertanyaan awalnya adalah apakah akan mengalahkan pembukaan Toy Story 3, jadi bukan 'apakah akan menjadi film animasi terbesar sepanjang masa?"
Sementara situs film Variety menulis bahwa biasanya film lanjutan gagal namun salah satu alasan keberhasilan Finding Dory adalah menarik para penonton film perempuan.
"Dory mencerminkan cakupan luas pengalaman perempuan dan mengangkat karakter-karakter yang bukan hanya sekedar menanti pangeran. Mereka adalah tukang panah, polisi, remaja perempuan, dan juga seekor ikan yang pelupa."
"Anda pun tertawa," tambah Variety.





























