Aksi menuntut kenaikan upah

Terbaru  2 Februari 2012 - 20:17 WIB
Demo di Bekasi

Para pengunjuk rasa menutup jalan di Bekasi sehingga menyebabkan lalu lintas kacau.

Tuntutan kenaikan upah minimum belakangan marak terjadi dan bahkan persoalan tersebut sampai ke pengadilan serta berdampak pada aktivitas umum.

Pekan lalu ribuan buruh menutup jalan tol yang menghubungkan Cawang-Bekasi sehingga aksi mereka mengganggu lalu lintas.

Para pekerja memprotes keputusan PTUN karena memenangkan gugatan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) yang menolak penetapan UMK Kabupaten Bekasi senilai Rp1,491 juta per bulan lewat surat keputusan Gubernur Jawa Barat.

Serikat pekerja Tangerang sempat mengancam akan menutup jalan tol Jakarta-Tangerang jika tidak tercapai kesepakatan mengenai tuntutan kenaikan upah.

Namun serikat pekerja Tangerang akhirnya mencapai kesepakatan dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia hari Rabu malam (1/2) mengenai upah minimum kabupaten (UMK) Tangerang.

Dalam pertemuan yang dimediasi oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, disepakati bahwa pengusaha akan menjalankan surat keputusan Gubernur Banten tentang pemberlakuan upah minimum kabupaten/kota (UMK) di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan sebesar Rp1,527.

Namun beberapa kelompok buruh lain khawatir pengusaha masih bisa mencari alasan menunda pelaksanaan UMK.

"Pengusaha masih bisa meminta penundaan penerapan upah minimum. Perjuangan kami belum selesai," kata salah seorang ketua aliansi buruh, Susmita.

Sementara itu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri meminta upah buruh dinaikkan agar perkembangan ekonomi juga dirasakan mereka.

"Kalau ekonomi terus tumbuh dan dunia usaha tumbuh dan berkembang, maka upah buruh juga mesti ditingkatkan sesuai dengan pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan dunia usaha," kata Presiden Yudhoyono di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu.

Sejumlah pihak mengatakan tuntutan kenaikan upah buruh di Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Tangerang bisa menjalar ke berbagai daerah.

Pendapat

Bagaimana komentar Anda tentang tuntutan kenaikan upah buruh?

Bagaimana pendapat Anda tentang cara-cara yang digunakan untuk menyalurkan tuntutan mereka?

Apakah standar upah yang berlaku terlalu rendah dibandingkan produktivitas buruh dan kebutuhan pemenuhan keperluan sehari-hari?

Bagaimana dengan asumsi pengusaha bahwa kenaikan upah dikhawatirkan akan membuat Indonesia kurang bersaing di mata investor?

"Buruh berjaya, investor harus setuju dengan keputusan pengadilan. Turun ke jalan protes yang cepat dan tepat."

Rafiq Pei

Atau Anda mempunyai pendapat lain?

Sampaikan komentar Anda di kolom yang tersedia. Jangan lupa cantumkan nama, kota dan nomor telepon sehingga kami bisa menghubungi untuk merekam komentar Anda.

Anda juga dapat menulis komentar melalui SMS dengan nomor +44 7786 20 00 50, dengan tarif sesuai yang ditetapkan operator telepon seluler Anda.

Komentar yang terpilih akan disiarkan di radio hari Kamis (9/2) dan juga di situs BBCIndonesia.com.

Ragam komentar

Berikut sejumlah komentar Anda yang telah kami terima.

"Adalah kebiasaan buruk yang sekarang menjadi tanya? Ketika orang bekerja dan dianggap berkuasa kadang ia lupa dimana fullan bekerja, kepada siapa fullan bekerja, untuk apa fullan memegang uang yang banyak, sehingga dituntut oleh para buruh yang dianggap sebagai anak-buah atau karyawannya. Ketika para buruh/ karyawan demonstrasi karena sulit membeli cabe, garam, bawang merah-putih maka yang menjadi sasaran adalah partai politik peserta pemilu atau presiden sehingga cukup merepotkan para pejabat." M. Sholichin, Klaten, Jawa Tengah.

"Harga-harga kebutuhan primer makin naik, sedangkan upah buruh tersendat-sendat, akibat otonomi daerah UMP berbeda-beda. Keuntungan perusahaan tidak digunakan untuk meningkatkan taraf hidup pekerjanya malah dikorupsi oleh pengusaha dan penguasa, beritanya setiap hari terpampang, maklumlah saya kalau buruh jadi frustasi dan melakukan demo." Lartri Utomo, Yogyakarta.

"Tuntutan kenaikan upah buruh sangat wajar, karena UMR sekarang masih di bawah kebutuhan fisik minimum, bayangkan harga kebutuhan pokok naik, biaya pendidikan mahal, saat ini penghasilan buruh tidak cukup untuk pendidikan anak. Pengusaha untungnya berjibun walau selalu mengaku merugi, lihat saja harta direkturnya setiap tahun selalu bertambah. Lihat saja di Cina pemerintah malah menaikkan upah buruh, supaya kemampuan belanja buruh meningkat, agar roda ekonomi negara menjadi lebih lancar." Bagus Giring, Semarang.

"Katanya ada pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Jadi wajar kalau buruh menuntut kenaikan upah. Upah minimum sekarang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Di mana harga-harga yang tidak stabil cenderung naik. Pemerintah harus dapat bisa mengendalikan harga agar stabil. Jadi buruh tidak bingung dalam membelanjakan uangnya dan bisa saving (nabung). Ironis sekali kalau pemerintah memberitahukan adanya pertumbuhan ekonomi. Tetapi masyarakat masih kesulitan untuk mencukupi kebutuhan hidup terutama sandang pangan dan pendidikan. Atau pemerataan pertumbuhan ekonomi di indonesia hanya dinikmati kalangan tertentu?" Joko Santoso, Solo.

"Buruh berjaya, investor harus setuju dengan keputusan pengadilan. Turun ke jalan protes yang cepat dan tepat." Rafiq Pei, komunitas BBC Indonesia di Facebook.

"APINDO, perusahaan anggota Anda hampir semuanya PT Tbk/ Terbuka, tentu harus ada laporan neraca pasiva aktiva bagi pemegang saham. Siapa tahu keuntungan perusahaan sudah berganda-ganda/hampir bankrut, tapi upah buruh tetap minim. Bagi buruh, beda Rp200.000 per bulan amat sangat berarti. Demo gede-gedeanbisa kontraproduktif, pengusaha kabur ke luar negeri, apalagi gubernur/bupati cuma berdasar popularitas, sarat muatan politis, tak semua perusahaan mampu ikuti SK mereka." AG Paulus, komunitas BBC Indonesia di Facebook.

Hubungi kami

* Kolom harus diisi

(Maksimal 500 karakter)

Topik terkait

BBC © 2014BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.