Apa prioritas utama yang perlu dilakukan presiden terpilih?

Sumber gambar, AFP
Upaya pemberantasan korupsi termasuk salah satu hal yang diangkat dalam kampanye untuk pemilihan presiden oleh dua calon Prabowo Subianto-Hatta Rajasa serta Joko Widodo dan Jusuf Kalla.
Kedua pasangan ini mengangkat pentingnya pemerintahan yang transparan dan dapat bertanggung jawab.
Prabowo-Hatta merancang delapan program untuk melaksanakan ekonomi kerakyatan yang salah satunya adalah menggelontorkan dana sebesar Rp1 miliar per desa/kelurahan per tahun.
Sementara Jokowi-Jusuf Kalla merancang sembilan agenda prioritas, yang disebut Nawa Cita, menuju apa yang disebut jalan perubahan menuju Indonesia yang berdaulat secara politik, serta mandiri dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.
Selama kampanye, juru bicara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang mengusung pasangan Jokowi-JK, Eva Kusuma Sundari, mengatakan mereka menggunakan metode substantif dan populis.
"Harus ada, dalam satu hari kampanye itu yang mengeksplorasi visi-misi dan berikutnya ada yang populis, istilahnya ketemu dengan para pemilih,'' ujar Eva.
Sementara, juru bicara pasangan Prabowo-Hatta, Sudrajat mengatakan metode kampanye yang mereka gunakan adalah komunikasi dengan masyarakat untuk menjelaskan visi, misi dan program mereka.
Sudrajat tidak memungkiri adanya penampilan musik dalam kampanye mereka, meski tidak sebanyak ketika pemilu legislatif yang lalu.
"Masalah dangdut dan segala macam, Rhoma Irama bergabung dengan kita dan dia akan berkampanye di 20 titik di Indonesia," kata Sudrajat.
Menjelang pemilihan, debat antara dua calon presiden dan wakil presiden juga dilaksanakan dengan beragam tema, termasuk pemerintahan yang bersih, ekonomi dan demokrasi.
Prioritas apa yang paling penting menurut Anda bagi presiden terpilih mendatang?
Cara kampanye seperti apa yang menurut efektif menurut Anda?
Tulis komentar Anda di kolom yang disediakan. Jangan lupa nama serta asal kota, dan nomor kontak bagi yang bersedia dihubungi oleh BBC.
Pendapat terpilih akan kami udarakan dalam Forum BBC Indonesia pada Kamis 12 Juni, siaran pukul 18:00 WIB.
Komentar Anda
Sandok Portibi, Jogjakarta Prioritas pertama adalah kedaulatan pangan. Konsepnya jelas, bagaimana pangan ditentukan oleh komunitas secara mandiri, berdaulat, dan berkelanjutan. Prioritas kedua adalah nasionalisasi aset. Karena Neoliberalisme, negara menjadi tunduk pada perusahaan multinasional & lembaga keuangan global, yang jauh lebih berdaya dari sebuah negara miskin dan berkembang. Sedangkan untuk kampanye, apapun caranya, harus bisa menjelasakan visi, misi dan program sampai ke tataran teknis di masyarakat.
Jefri, Mekah Visi misi yang jelas dan tidak saling menyerang di antara dua capres. Korupsi yang tidak ada ujung pangkalnya yang meraja lela di bumi pertiwi ini segera dimusnahkan. Kedua capres tidak usah banyak umbar janji satu misi yang jelas dan bersungguh-sungguh yang bisa dipertanggung jawabkan kepada rakyat. Korupsi segera dihapus.
Nurlaeli Setiani, Depok Prioritas utama bagi presiden yang akan datang adalah pertahanan dan keamanan. Kenapa pertahanan dan keamanan yang lebih prioritas karena apabila negara aman maka perekonomian negara secara otomatis akan membaik. Banyak investor yang akan tertarik menanamkan modalnya ke Indonesia.
Saeful Anwar, Sidareja Prioritas utama untuk presiden terpilih mendatang adalah mengentaskan kemiskinan dan memperluas lapangan kerja untuk rakyat Indonesia. Cara kampanye paling efektif adalah kampanye dialogis dengan masyarakat.
Firman Alamsyah Sinaga, Galang, Sumatra Utara 1. Kita sama-sama tidak bisa pastikan kedepannya bagaimana realisasi dari komitmen kedua capres, jadi untuk kriteria pertama menurut saya adalah kita nilai dari track record dan kinerja serta raihan apa saja yang pernah dicapainya sebagai pemimpin. 2. Memiliki moralitas, nama baik dan nasionalisme tinggi dimata dunia untuk menumbuhkan rasa percaya dan kerjasama yang baik antar negara. 3. Sederhana dan bersahaja serta mau turun ke bawah mendengarkan aspirasi rakyatnya dlm mengambil keputusan.
Hafifi, Pamekasan Kampanye yang seharusnya terjadi di pilpres 2014 adalah kampanya yang santun. Semua pihak yang berkompetisi dalam ajang ini menjelaskan visi misinya kepada masyarakat tanpa menjelek- jelekkan pihak lain. Kita sebagai masyarakat sudah seharusnya mendapatkan suguhan politik yang memberikan pencerahan bukan penyesatan. Hentikan kampanye hitam sekarang juga.
Rokigustin, Jawa Timur Hanya satu hal yang terpenting bagi capres/cawapres yg terpilih. Lindungi masyarakat khususnya anak-anak bangsa, secara rohani jasmani.
Eric Willem, Twitter BBC Indonesia Saya ingin timnas sepak bola Indonesia Indonesia masuk Piala Dunia, FIFA.
Anne, Twitter BBC Indonesia Bubarkanlah kelompok intoleran dan promosikan keberagaman.
Mohammad Zen, Twitter BBC Indonesia Saya ingin Indonesia bisa menyediakan pangan untuk kawasan Asia Pasifik.
Tohalim, Twitter BBC Indonesia Pemberantasan korupsi
Reguel Franklin, Facebook BBC Indonesia Buat presiden yang akan terpilih nanti, visi yang harus ditingkatkan adalah pendidikan terutama untuk kaum yang tidak mampu untuk menyekolahkan anak anakny. Bila perlu pendidikan di Indonesia gratis dari SD sampai jenjang kuliah biar bukan kalangan atas saja yang bisa menikmati pendidikan melainkan semua kalangan termaksuk kalangan menengah ke bawah.
Khairun Nisha, Facebook BBC Indonesia Intinya siapapun pendukung Prabowo maupun Jokowi. Jangan saling menjelek jelekkan kubu lawan khususnya bagi para suporter.
Umar Rabat, Facebook BBC Indonesia Pemerintahan yang bersih adalah syarat mutlak untuk memajukan Indonesia, anggaran yang besar akan sia-sia jika pejabat masih bermental korupsi. Maka harus ada figur yang bisa menjadi panutan dan pemimpin tegas yang memperjuangkan kepentingan rakyat banyak dan bukan kepentingan bisnis koleganya. Dengan figur pemimpin yang antikorupsi dan berpedang pada ekonomi yang mementingkan rakyat banyak maka akan tercapai kestabilan harga dan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau.
Sopan Hernandez, Facebook BBC Indonesia Prioritas utama pemimpin baru adalah tekan angka pengangguran karena pengangguran telah membunuh mental khususnya anak muda yang mudah frustasi dan membuat banyak orang tidak nyaman dalam menjalani hidup, membuat kekacauan, pembunuhan, pencurian, pencabulan.





























