Sarung tangan terjual US$ 190.000

Jackson
Keterangan gambar, Lelang diadakan pada satu tahun pertama peringatan kepergian Jackson
Telah diterbitkan

Sarung tangan yang diberi hiasan kristal milik mendiang bintang pop Michael Jackson terjual pada satu pelelangan di Amerika Serikat seharga US$ 190.000.

Sarung tangan itu, yang dipakai oleh Jackson sewaktu mengadakan tour Victory 1984, adalah di antara 200 barang yang dilelang, dan secara keseluruhan terjual hampir US$ 1 juta.

Lelang itu dilangsungkan di Julien's Auctions di Planet Hollywood, Las Vegas pada akhir pekan.

Beberapa barang terjual sepuluh kali lebih tinggi dari nilai yang diperkirakan.

"Ini menunjukkan bahwa milik Michael Jackson adalah barang-barang selebriti yang paling dicari, satu fenomena," kata Darren Julien, penyelenggara lelang tersebut kepada Last Vegas Review Journal.

"Orang datang dari Asia, Rusia, dari mana-mana. Dengan kepergian Michael Jackson, sekarang kita menyadari bahwa ia adalah legenda sejati yang sudah hilang." tambahnya.

Nilai benda-benda peninggalan Jackson tampaknya meningkat terus. Salah satu sarung tanggannya yang dilelang setelah kematiannya dibeli seharga US$ 49.000 bulan September 2009.

Sepasang sepatu Jackson, yang dipakainya di atas panggung, diperkirakan akan bisa terjual antara US$ 2.000 dan US$ 3.000 tetapi ternyata dibeli seharga US$ 90.000.

Salah satu Jaket meraup US$ 120.000, padahal pakaian ini diperkirakan berharga antara US$ 6.000 dan US$ 8.000

Sebuah topi fedora terjual dengan harga US$ 56.250.

Rambut Elvis

Barang-barang peninggalan Jackson yang lain seperti benda-benda peninggalan Elves Presley, Prince, Kurt Cobain dan Jimi Hendrix juga dilelang.

Seikat rambut Presley dijual seharga US$ 20.000, sementara lirik yang ditulis tangan oleh Prince untuk Purple Rain dihargai US$ 67.650.

Gitar Jimi Hendrix dijual seharga US$ 180.000

Para penggemar dari seluruh dunia memberikan penghormatan kepada Jackson pada peringatan pertama kematiannya hari Jumat.

Ayah Michael Jackson mengajukan gugatan hukum terhadap dokter yang didakwa memberikan dosis berlebihan dan menyebabkan kematian putranya satu tahun lalu.