Cedera baru versi Nintendo

Permainan interaktif elektronik seperti Nintendo Wii menciptakan jenis cedera sendiri.
Sebuah konferensi di San Fransisco antara lain membahas gerakan-gerakan dalam permainan interaktif yang mengarah pada kejang dan keseleo kaki, bahu, maupun pergelangan kaki.
Ayunan liar dari konsol juga menjadi penyebab cederanya orang-orang di sekitar.
Para peneliti dari Rumah Sakit Anak di Philadelphia mengkaji data yang tersimpan di Sistem Pengamatan Cedera Elektronik, yang mengumpulkan data dari unit gawat darurat rumah sakit.
Selama lima tahun, tercatat 696 cedera yang berkaitan dengan permainan komputer video.
Rata-rata yang menderita cedera berusia 16 tahun ke atas dan berkaitan dengan yang disebut konsol tradisional.
Namun 92 cedera berkaitan dengan bahu, pergelangan, kaki, maupun luka goresan dan lebam.
Sedang orang sekitar yang terluka cenderung berusia di bawah 10 tahun dan penulis laporan penelitian itu meminta agar anak kecil diawasi dengan lebih seksama untuk mencegah cedera seperti itu.
Sejumlah laporan di media menyebutkan cedera yang berkaitan dengan Wii mencakup kaki yang patah karena kena Papan Keseimbangan Wii yang jatuh maupun cedera di kepala akibat konsol yang digunakan pemain lain.
Aturan keselamatan
Instruksi keselamatan Nintendo menjelaskan bahwa para pemain harus memberikan ruang yang cukup di antara mereka dan juga menggunakan tali pengaman serta penutup silikon untuk mengurasi risiko konsol terlempar karena pemain yang terlalu bersemangat menggunakan konsolnya.
"Sama seperti kegiatan baru apa pun, orang yang main sistem Wii sebaiknya mengendalikan diri sendiri dan tidak berlebihan," kata juru bicara Nintendo.
Ditambahkan bahwa selain mengikuti peraturan keselamatan dan juga mengambil jeda, para pemain harus tetap mengingat bahwa konsol Wii tidak membutuhkan tindakan yang berlebihan dan kuat untuk bisa dikenali oleh mesin.
Jurubicara Nintendo memperingatkan agar para pemain baru tidak berlebihan dalam menggunakan permainan itu.
Fenomena cedera akibat konsol jelas bukan hal baru, namun biasanya perhatian pada penggunaan jari dan tangan yang berlebihan ketika memencet dan menggerakkan tombol dalam waktu lama.
Namun kehadiran Nintendo Wii 2006 menandai munculnya mainan komputer baru dengan konsol yang bisa diayunkan dari jarak jauh untuk meniru gerakan dari permainan yang sedang dipasang.





























