Mafia 'kuasai' bisnis tomat

Tomat adalah bahan penting dalam masakan khas Italia
Keterangan gambar, Tomat adalah bahan penting dalam masakan khas Italia
    • Penulis, Mark Duff
    • Peranan, BBC, Milan
  • Telah diterbitkan

Mungkin ini kali pertama buah tomat dikait-kaitkan dengan praktik kejahatan terorganisir.

Aparat penyelidik di Italia akan mengusut tuduhan bahwa mafia mendominasi distribusi tomat yang dianggap berkualitas paling bagus di Italia, yaitu Pachino, tomat manis Sisilia.

Langkah pengusutan ini dilakukan setelah seorang presenter televisi kenamaan menyerukan kepada warga Italia agar memboikot tomat Pachino.

Tomat Pachino diakui banyak kalangan lebih lezat dari kebanyakan tomat jenis lain.

Seruan untuk memboikot tomat tersebut mengejutkan banyak Italia, bangsa yang menganggap masak-memasak dan makanan sebagai urusan serius.

Presenter bernama Alessandro di Pietro, yang mempunyai acara Occhio alla Spesa,menuding mafia telah mengambil alih distribusi Pachino.

Dia kemudian mengajak pemirsa agar tidak lembeli tomat tersebut.

Menurut di Pietero, pembeli didorong untuk membayar 11 kali lipat dari harga yang diterima petani tomat Pachino.

Membuat berang

Masih menurut di Pietero, selisih harga di tingkat petani dan pembeli masuk ke kantung para bos mafia Italia.

Acara yang diasuh di Pietro sebelumnya populer di mata banyak ibu rumah tangga di seluruh Italia, yang meminati informasi seputar harga bahan dapur.

Setelah dia menyerukan boikot, acara tersebut menarik perhatian khalayak lebih luas.

Seruan boikot itu membuat berang banyak warga Sisilia.

Salah seorang adalah Menteri Lingkungan Italia, Stefania Prestagiacomo, memperingatkan tudingan semacam itu bisa menghancurkan sumber nafkah sekitar 5.000 petani Italia.

Namun, komisi antimafia parlemen Italia menanggapi pro dan kontra boikot terhadap tomat Pachino dengan mengumumkan akan melancarkan penyelidikan sendiri atas tuduhan tersebut.