Tak semua sambut pernikahan Wills-Kate

KateWills
Telah diterbitkan

Media Inggris akhir-akhir ini sarat dengan aneka liputan seputar pernikahan Pangeran William dengan Kate Middleton, meski tidak semua warga menganggap penting peristiwa itu.

Sebagian warga Inggris memang sudah mempersiapkan pesta jalanan, memenuhi rumah dengan cendera mata peringatan pernikahan dan membaca semua hal tentang pasangan yang berbahagia ini.

Tetapi sejumlah jajak pendapat mengisyaratkan masyarakat Inggris tidak semuanya menyambut positif.

ComRes melakukan survei terhadap 1.006 warga dewasa Inggris pada bulan November 2010. Sebagian besar menyatakan "tidak ikut bergembira" menyambut pernikahan.

Tiga puluh satu persen menyatakan "tidak memperhatikan" peristiwa ini, sedangkan 28% mengaku "tidak menyukainya".

Minoritas

Kelompok yang meminta penghapusan monarki mengakui grup mereka adalah minoritas. Sebagian besar jajak pendapat menyatakan pendukung republik adalah sekitar seperlima penduduk, sementara yang mendukung sistim yang ada sekarang adalah 70%.

Tetapi jika orang menengok komentar sejumlah pembaca berbagai tulisan di internet tentang pernikahan muncul tanda-tanda antipati terhadap pernikahan.

Seorang pelawak acara TV Inggris Grumpy Old Men, Arthur Smith kecewa, karena wartawan memusatkan perhatian kepada suatu upacara pernikahan padahal Inggris saat ini sedang mengalami masalah ekonomi dan di luar negeri terjadi kerusuhan.

Media pendukung kerajaan bahkan memandang peliputan pernikahan Wills-Kate membuat orang menjadi tidak simpati terhadap Keluarga Windsor.

Kolumnis The Daily Telegraph Bryony Gordon mengatakan arti penting pernikahan anjlok dibandingkan saat 28 juta orang menonton pernikahan Pangeran Charles dan Putri Diana di tahun 1981.

Dia memandang liputan dan kebudayaan seleberiti kemungkinan menjadi penyebabnya.