Burung albatros ikut jadi korban tsunami

Sumber gambar, B
Banyak satwa terancam punah dan elang laut albatros mati di suatu suaka alam di sebelah barat laut Hawaii akibat tsunami pasca gempa di wilayah Jepang, kata aparat Amerika Serikat.
Ribuan albatros atau burung laut dan ikan juga mati ketika gelombang raksasa menyapu beberapa bagian gugus karang terpencil Midway yang berpermukaan rendah.
Suaka alam tersebut diperkirakan menjadi habitat lebih dari dua juta ekor burung dari beragam jenis.
Seekor burung yang lolos dari maut adalah si Wisdom, seekor elang laut berusia 60 tahun. Burung ini dikenal sebagai yang tertua di wilayah AS.
Elat laut jenis laysan ini menarik perhatian besar akhir-akhir ini ketika dia terlihat dengan seekor anaknya. Kalangan ilmuwan tercengang bahwa unggas berumur 60 tahun itu masih sanggup membesarkan anak.
Midway adalah salah satu atol atau gugus karang paling terpencil di dunia.
Kawasan tersebut dikembangkan sebagai suaka hidupan liar setelah fasilitas militer Amerika di Pulau Midway ditutup pada tahun 1993.
Midway merupakan basis militer penting bagi AS selama kecamuk Perang Dunia II dan juga Perang Korea, Perang Dingin dan Perang Vietnam.
Operasi Penyelamatan
Lembaga pemerintah AS yang menangani ikan dan hidupan liar melaporkan 1.000 elang laut laysan yang sudah tergolong dewasa atau menginjak usia dewasa tewas ketika tsunami yang ditimbulkan oleh gempa bumi dahsyat hari Jumat (11/3) di lepas pantai Jepang menerjang Suaka Hidupan Liar Nasional Midway.
Puluhan ribu elang laut yang masih sangat kecil juga mati.
Gelombang setinggi 1,5m menerjang gugus karang tersebut menjelang tengah malam 10 Maret waktu setempat dan berlangsung selama beberapa jam.
Gelombang tinggi yang beruntun menerjang Pulau Eastern, sebuah pulau kecil seluas 150 hektar di dalam suaka Midway.
Warga gugus karang itu menerima peringatan bahaya empat jam sebelumnya dan sempat melakukan antisipasi.
Seekor bayi albatros di sebuah sarang elang laut yang hanyut beberapa puluh meter ditemukan selamat.
Burung-burung lain tidak seberuntung itu.
Ribuan ekor burung laut jenis bonin terkubur hidup-hidup.
Ribuan ikan mati ditemukan di pedalaman Pulau Eastern.
Dia ekor penyu hijau ditemukan hidup dan diungsikan.





























