Uang ditemukan di kebun bawang putih

Sumber gambar, AFP
Polisi Korea Selatan menggali uang simpanan berjumlah US$10 juta dari satu kebun bawang putih.
Media-media melaporkan bahwa dana itu diyakini hasil operasi perjudian gelap lewat internet dan salah satu tersangka pelaku telah dijatuhi hukuman penjara.
Polisi mengatakan ipar terdakwa membantu dengan mengubur dana itu, setelah sebelumnya mempergunakan bagiannya.
Ketika dia kemudian menuduh seorang pegawainya mencuri uang itu, polisi pun bergerak dan menggali dana tersebut.
Tayangan televisi memperlihatkan polisi menggali dua lusin peti yang masing-masing penuh dengan uang tunai.
'Serakah'
Menurut polisi, sang kakak ipar berusia 52 tahun bernama Lee membeli kebun bawang putih di wilayah Gimje di bagian barat daya negara itu.
Sanak keluarganya yang terlibat operasi perjudian merasa terancam dengan penyelidikan polisi dan meminta bantuannya untuk menyembunyikan uang mereka.
Seperti layaknya seorang petani, dia bekerja mulai dari matahari terbit hingga terbenang untuk mengubur peti uang tersebut.
Akan tetapi akibat serakah rahasianya pun terungkap, polisi mengatakan: "Pertama dia menggambil dana 400 juta won dan mempergunakannya, tanpa memberi tahu sanak keluarga yang dia bantu.''
Dia kemudian mencoba menyalakan seorang pegawai yang membantunya mengoprasikan kebun bawang putih tersebut; pegawai itu mengeluh karena dituduh tanpa alasan, sehingga polisi pun datang ke kebun.
Polisi kemudian mewawancarai anggota keluarga Lee dan akhirnya menemukan uang yang disembunyikan di dalam satu mobil dan apartemen.
Dana berjumlah US$10 juta ini adalah bagian dari dana yang diduga merupakan keuntungan mengoperasikan situs perjudian gelap di Korea Selatan dengan satu server yang terletak di Hong Kong.





























