Akrobat 'meriam manusia' berakhir tragis

Sumber gambar, PA
Seorang pemain akrobat yang beraksi sebagai 'meriam manusia' di Inggris tewas mengenaskan karena jaring pengaman gagal terpasang.
Polisi mengatakan jaring pengaman yang terpasang tiba-tiba ambruk ke tanah sebelum si pemain akrobat mendarat.
Lelaki berumur 23 tahun itu di tembakan ke udara lewat sebuah meriam di sebuah pertunjukan 'aksi berani' di Kent, Inggris.
Menurut seorang saksi mata, Rob Hutchinson, 42, si pemain akrobat jatuh ke tanah dari udara seperti 'sebuah boneka'.
"Ketika dia masuk dalam meriam, jaring pengaman sudah terpasang, mereka (panitia) lalu melakukan countdown lalu dia diluncurkan dari meriam ke udara sampai kira-kira 12 meter tingginya," ujar Hutchinson.
"Lalu jaring pengaman ambruk ke tanah, pada saat itu dia mulai turun menukik dengan posisi kepala di bawah dan dia jatuh ke tanah. Saya melihat dia jatuh ke tanah dan mental"
Menurut Hutchinson yang menonton aksi tragis itu bersama istri dan anaknya, ada sekitar 2000 orang yang datang ke acara aksi berani itu.
Seorang juru bicara polisi mengatakan mereka belum bisa mengindentifikasi lelaki naas itu.





























