Prince meninggal karena konsumi obat berlebihan

Prince
Keterangan gambar, Prince meninggal dunia tanggal 21 April di rumahnya di Minneapolis.
Telah diterbitkan

Mendiang penyanyi terkenal asal Amerika Serikat, Prince, meninggal karena mengkonsumsi obat opiod secara berlebihan, seperti disampaikan seorang pejabat kepada kantor berita Associated Press.

Pejabat yang dekat dengan penyelidikan atas kematiannya itu mengatakan kesimpulan didasarkan pada tes yang dilakukan.

  • <link type="page"><caption> Dokter ditanyai seputar kematian Prince</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/05/160511_majalah_dokter_prince_diperiksa" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Pembagian warisan Prince senilai Rp1,3 trilliun dimulai</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/04/160428_majalah_prince" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Badan pengawas obat terlarang selidiki kematian Prince</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_cul/2016/04/160426_vert_cul_lagu_prince" platform="highweb"/></link>

Para detektif sudah mengajukan pertanyaan kepada dokter Michael Schulenber, yang merawat Prince sampai dua kali dalam beberapa pekan sebelum dia meninggal di rumahnya di Minneapolis.

Prince
Keterangan gambar, Prince masuk Rock and Roll of Fame tahun 2004.

Laporan-laporan sebelumnya menyebutkan penyanyi berusia 57 tahun tersebut memiliki obat penahan rasa sakit yang diperoleh dengan resep dokter.

Dalam surat pemanggilan atas dr Schulenber, terungkap bahwa dia memberikan resep obat kepada Prince pada tanggal 20 April, atau sehari sebelum meninggal.

Namun tidak disebutkan obat yang diberikan lewat resep tersebut atau obat-obatan yang digunakan Prince.

Sepanjang kariernya, Prince sudah menghasilkan lecih dari 30 album dan tahun 2004 masuk dalam Rock and Roll of Fame.