
Aksi protes dan bentrokan berdarah bisa menjadi penentu masa depan kekuasaan Kolonel Gaddafi.
Untuk melihat materi ini, JavaScript harus dinyalakan dan Flash terbaru harus dipasang.
Rejim Kolonel Muamar Gaddafi mengalami tekanan lebih jauh setelah sejumlah diplomat senior menyatakan mundur dan beralih mendukung oposisi.
Aksi protes yang diatasi dengan kekerasan oleh militer diberitakan menjalar ke ibukota Tripoli.
Sementara itu, putra Muamar Gaddafi memperingatkan kemungkinan perang saudara di negara itu.
BBC © 2014BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar
Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.