Maladewa rusuh di tengah isu kudeta

Telah diterbitkan

Pendukung mantan presiden Maladewa bentrok dengan polisi sehari setelah Presiden Mohamed Nasheed dipaksa mengundurkan diri.

Bentrok warga dan polisi
Keterangan gambar, Bentrokan pecah antara polisi Maladewa dan para pendukung presiden pertama yang dipilih secara demokratis, Mohamed Nasheed. Dia mengaku dipaksa mengundurkan diri Selasa kemarin (7/2) di bawah todongan senjata.
Polisi Maladewa
Keterangan gambar, Polisi Maladewa mengejar para pendukung Mohamed Nasheed. Mereka turun ke jalan-jalan di ibukota Maladewa, Male, sehari setelah Nasheed menyatakan mundur.
Polisi Maladewa
Keterangan gambar, Polisi menggunakan gas air mata dan pentungan untuk membubarkan massa. Mereka menuntut pengunduran diri penerus Mohamed Nasheed, presiden baru Mohammed Waheed Hassan.
Warga Maladewa
Keterangan gambar, Banyak orang ditangkap dan beberapa orang mengalami luka-luka dan bentrokan antara pendukung mantan presiden dan aparat keamanan. Sejumlah pengurus partai Nasheed dilaporkan juga ditangkap.
Mohamed Nasheed
Keterangan gambar, Kemarin Mohamed Nasheed mengumumkan pengunduran dirinya sebagai presiden lewat televisi nasional menyusul demonstrasi selama berminggu-minggu guna menuntut pengunduran dirinya. Hari ini di hadapan pendukungnya, dia mengklaim dipaksa mengundurkan diri dan menuding wakilnya menjadi bagian dari kudeta.
 Mohammed Waheed Hassan
Keterangan gambar, Namun presiden baru Maladewa Mohammed Waheed Hassan menepis tudingan mantan atasannya itu. Presiden mengumumkan pembentukan pemerintah persatuan nasional hari Rabu.
Pulau Kurumba
Keterangan gambar, Ketidakstabilan politik dan kekacauan di Maladewa dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi industri pariwisata. Pariwisata menyumbangkan sekitar sepertiga produk domestik bruto. Maladewa menjadi tujuan wisata populer wisatawan berkantong tebal.