Chelsea kandas dalam adu penalti

Blackburn Rovers
Keterangan gambar, Kiper Paul Robinson menjadi pahlawan Blackburn Rovers melawan Chelsea
Telah diterbitkan

Chelsea tidak akan bisa merebut empat piala setelah tersingkir di babak perempat final Piala Carling dari Blackburn Rovers dalam adu penalti.

Tidak seperti saingan terkuatnya, Manchester United, Chelsea yang dalam 90 menit bermain seri 3-3, kalah dalam adu penalti setelah Michael Ballack, dan Gael Kakuta, gagal menyarangkan bola.

Sebelumnya, klub London lainnya, Arsenal juga kalah 0-3 dari Manchester City.

Dengan demikian, semifinal Piala Carling akan mempertandingkan ManCity melawan ManUnited, sedangkan Aston Villa yang di hari Selasa mengalahkan Portsmouth akan menghadapi Blackburn Rovers.

Menjelang pertandingan perempat final Piala Carling ini, Chelsea di bawah asuhan Carlo Ancelotti ini tidak kebobolan dalam empat pertandingan.

Namun Chelsea yang menurunkan kombinasi lapis kedua dengan beberapa pemain senior, tidak memberikan penampilan memuaskan dalam pertandingan di kandang Blackburn, Ewood Park tersebut.

Bagi Blackburn ini merupakan kemenangan berarti, karena sebelumnya di Liga Utama musim ini mereka kalah 0-5 dari Chelsea di Stamford Bridge, dan ini juga merupakan hadiah bagi manajer Sam Allardyce yang masih dalam taraf pemulihan setelah menjalani operasi jantung.

Komentar Ancelotti

Dalam komentarnya seusai pertandingan, Ancelotti yang tidak menurunkan tujuh pemain utamanya, termasuk John Terry dan Frank Lampard mengatakan dia berharap kegagalan pemain muda Gael Kakuta mengeksekusi penaltinya tidak akan berpengaruh banyak terhadap mental pemain tersebut.

"Prioritas kami minggu ini adalah pertandingan Liga melawan Arsenal. Walau begitu, sebenarnya saya menurunkan tim yang cukup kuat." kata pelatih asal Italia tersebut.

"Di babak pertama, permainan kami tidak begitu bagus. Itulah sebabnya di babak kedua, saya melakukan pergantian tiga pemain, sesuatu yang tidak biasanya saya lakukan."

Menurut Ancelotti, dia yang memutuskan untuk memilih Kakuta sebagai pemain terakhir yang melakukan tendangan penalti.

"Itu keputusan saya. Dalam latihan saya melihat dia menyarangkan bola dengan mudah, dan saya merasa dia sudah cukup matang untuk mengambilnya."

Kakuta yang baru berusia 18 tahun ini menjadi pusat pemberitaan beberapa waktu lalu, setelah Federasi Sepakbola Internasional, FIFA yang memutuskan bahwa kepindahannya di tahun 2007 dari klub Perancis Lens ke Stamford Bridge.

Ini membuat FIFA menghukum Chelsea 16 bulan untuk tidak membeli pemain baru. Chelsea mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Sementara itu, asisten manajer Blackburn Neil McDonald mengatakan bahwa keputusan Chelsea untuk tidak menurunkan tujuh pemain utamanya, menunjukkan bahwa mereka memandang enteng Blackburn.

"Ketika melawan tim empat besar Liga Utama, kami tidak pernah dengan mudah menyerah, dan kami menunjukkan tekad dan semangat untuk bermain baik." kata Neil McDonald.