Tim Togo diberondong senjata

Peta Kongo-Angola
Telah diterbitkan

Beberapa pemain sepakbola Togo mengalami luka-luka setelah bis yang mereka ditembaki oleh orang dengan menggunakan senapan mesin di Piala Afrika.

Pejabat di kawasan Cabinda, Angola mengatakan pelakunya adalah pemberontak yang menginginkan kemerdekaan.

Pemerintah Angola menyebut kejadian tersebut sebagai sebuah tindak terorisme. Berbagai laporan menyebut adanya mereka yang luka-luka serius.

Togo dijadwalkan memainkan pertandingan pertamanya di Cabinda pada hari Senin.

Adebayor selamat

Pemain Manchester City, Emmanuel Adebayor, berada di atas bis namun tidak mengalami luka-luka.

Dalam sebuah pernyataan resmi yang dikeluarkan Manchester City disebutkan bahwa Adebayor mengalami shock namun selamat.

Bis itu sedang menuju Cabinda dari tempat latihan tim Togo di Republik Kongo ketika penembakan terjadi.

adebayor
Keterangan gambar, Adebayor lolos dari serangan di perbatasan Kongo-Angola

''Ini tindak teroris,'' kata menteri urusan Cabinda Bento Bembe kepada kantor berita Reuters.

Namun penyelenggara Piala Afrika menyebutnya sebagai serangan para perampok bersenjata.

Striker Togo, Thomas Dosevi mengatakan kepada radio Prancis bahwa beberapa pemain dalam kondisi yang mengkhawatirkan.

''Kami diberondong seperti anjing,'' katanya. ''Di perbatasan dengan Angola kami diberondong. Saya tidak tahu kenapa. Saya pikir mereka pemberontak. Kami bersembunyi di bawah kursi bis selama 20 menit, mencoba menghindari peluru.''

Identitas mereka yang terluka belum diketahui.

Togo dijadwalkan akan bertemu Ghana, Burkina faso dan Pantai Gading di grup penyisihan. Pertandingan pertama mereka melawan Ghana.

Pemain tengah Alaixys Romao mengatakan mereka kemungkinan akan menarik diri dari turnamen tersebut.

''Tak ada lagi yang ingin bermain sekarang,'' katanya. ''Kami tak mampu melakukannya.''

''Yang menjadi pikiran kami sekarang adalah kesehatan rekan kami karena banyak sekali darah yang berceceran di dalam bis.''