Chelsea menang besar

Para pemain Chelsea
Keterangan gambar, Chelsea tidak diperkuat bintang asal Afrika seperti Didier Drogba dan Michael Essien
Telah diterbitkan

Pimpinan klasemen Liga Utama Chelsea mencetak tujuh gol untuk pertama kalinya dalam 50 tahun terakhir, ketika menang 7-2 atas Sunderland.

Kemenangan ini tampaknya menunjukkan bahwa Chelsea semakin percaya diri di paruh kedua musim Liga Utama. Chelsea tidak diperkuat pemain-pemain penting seperti Didier Drogba, Michael Essien dan Jon Obi Mikel, namun Frank Lampard dan Nicolas Anelka masing-masing mencetak dua gol dalam pertandingan di kandang sendiri tersebut.

Dengan hasil ini, Chelsea sekarang sudah mengumpulkan 48 angka, masih satu angka lebih baik dari Manchester United yang menang 3-0 atas Burnley juga di kandang sendiri.

Arsenal yang berada di peringkat ketiga dengan 42 angka, akan menghadapi Bolton hari Minggu.

Sementara itu, tim-tim yang memperebutkan tempat keempat mengalami hasil yang mengecewakan.

Manchester City kalah untuk pertama kalinya di bawah manajer Roberto Mancini, ditundukkan oleh Everton, 0-2.

Liverpool semakin tersendat

Tottenham Hotspur yang bertanding di kandang sendiri ditahan seri 0-0 oleh Hull City, sementara Liverpool juga bermain seri 1-1 melawan Stoke City.

Sebelum melawan Sunderland, Chelsea hanya memenangkan dua dari enam pertandingan di Liga Utama, namun semalam, mereka bermain cantik sejak awal pertandingan melawan Sunderland.

Chelsea praktis sudah memenangkan pertandingan di menit 22 ketika mereka sudah unggul 3-0 atas gol dari Anelka, Florent Malouda dan Ashley Cole.

Lampard kemudian membuat kedudukan menjadi 4-0 sebelum kemudian Michael Ballack juga menambah kemenangan, disusul kemudian oleh Lampard dan Anelka.

"Penampilan mereka fantastis, mungkin ini penampilan terbaik kami selama musim ini, dan kami harus terus bermain seperti ini," kata manajer Chelsea Carlo Ancelotti.

Sementara itu, ManUnited mengalami kesulitan mendobrak pertahanan Burnley di babak pertama, sebelum kemudian gol di babak kedua oleh Dimitar Berbatov, Wayne Rooney dan Mame Biram Diouf menentukan kemenangan ManUnited.

"Pertandingan sepakbola ini memang lucu, kami mempunyai begitu banyak kesempatan di depan gawang mereka, tetapi gagal mencetak gol lebih banyak sehingga bisa disebut hal yang memalukan." kata manajer ManUnited Sir Alex Ferguson.

Sementara itu, rekor empat kali menang bagi manajer ManCity Roberto Mancini berakhir, setelah mereka kalah dari Everton di Goddison Park.

Tendangan bebas dari Steven Pienaar dan tendangan penalti Louis Saha membuat Everton unggul 2-0 di babak pertama, dan di babak kedua, penampilan ManCity juga tidak membaik.

Bagi Everton ini merupakan pertandingan ketujuh tanpa kalah, sementara bagi tim sekota, Liverpool, hasil seri 1-1 melawan Stoke City, menambah masalah yang dihadapi klub tersebut.