Berlomba paling sedikit cedera

Nani
Keterangan gambar, Penampilan cemerlang Nani untuk Manchester United mungkin menjadi salah satu penyebab cedera.
    • Penulis, Sastra Wijaya
    • Peranan, BBC Indonesia
  • Telah diterbitkan

Brasil, Spanyol, Inggris, Argentina favorit menjadi juara tetapi mungkin tim yang paling sedikit bintangnya yang mengalami cedera, akan menjadi juara Piala Dunia 11 Juli mendatang.

Demam takut cedera tampaknya melanda berbagai tim yang sedang mempersiapkan diri bagi pertandingan pertama mereka di Piala Dunia.

Ada yang menyebut kutukan Chelsea, karena sejauh ini beberapa pemain Chelsea menderita cedera.

Setidaknya ada lima bintang Chelsea yang tidak akan bertanding di Piala Dunia, beberapa memang sudah lama menderita cedera, dan ada yang baru mengalaminya seminggu terakhir.

Jose Bosingwa bek kanan asal Portugal sebelumnya sudah cedera. Demikian juga Michael Essien dari Ghana, yang sudah dinyatakan tidak akan sembuh dari cedera.

Kapten Jerman Michael Ballack juga tidak bisa ke Afrika Selatan.

Dalam seminggu terakhir, kapten Pantai Gading Didier Drogba dan pemain tengah Nigeria Jon Mikel Obi juga mengalami hal yang sama.

Berita terakhir adalah bahwa pemain sayap Manchester United Nani pun juga tidak akan memperkuat Portugal ketika tulang lehernya retak dalam pertandingan persahabatan melawan Meksiko.

Nani menyusul nasib rekan satu timnya, Rio Ferdinand yang menderita cedera dalam latihan, namun masih berharap bisa bermain lagi bila Inggris mencapai babak-babak akhir.

Beberapa pemain lain seperti Arjen Robben dari Belanda, masih berjuang keras untuk bisa fit. Demikian juga dengan pemain tengah Italia Andrea Pirlo, pemain sayap Australia Harry Kewell, penyerang Cile Humberto Suazo, dan pemain depan Korea Selatan Lee Dong-guk masih dalam perawatan tim medis.

Terlalu lelah

Apakah cederanya para pemain menjelang Piala Dunia ini mengejutkan?

Tidak kata seorang dokter olahraga terkenal Inggris, Dr Ralp Rogers.

Penjelasannya menurut Rogers sebenarnya sederhana, bahwa sekarang ini bintang-bintang sepakbola dunia terlibat begitu banyak pertandingan dalam satu musim.

Dan di akhir musim itu, mereka masih harus bertanding lagi di Piala Dunia.

"Kita sebenarnya tidak hanya bicara mengenai cedera fisik, tetapi juga persiapan mental. Dan kebanyakan pemain ini letih, tetapi mereka masih harus mempersiapkan diri mengikuti turnamen paling akbar di dunia." kata Rogers.

Menurut Rogers, para pemain yang sudah mengalami cedera, biasanya akan lebih mudah menderita berbagai cedera lainnya.

"Tubuh kita seperti mesin, seperti sepotong besi. Bila besi itu diregang gerus, maka pasti akan retak." kata Rogers.

Bahkan bagi pemain seperti Rooney, yang merupakan pemain kuat, akan mengalami berbagai cedera selama Piala Dunia."

Tetapi cedera atau tidak, Piala Dunia sudah menjadi ajang tontonan terbesar di dunia. Bila para pemain top mengalami cedera, inilah kesempatan bagi para pemain lain untuk bersinar.

Bagi kita penonton umum, tidak bisa menyaksikan para bintang utama mungkin akan sedikit mengecewakan, namun dengan semakin banyaknya tim yang bertanding dan begitu banyaknya pemain yang tampil, pasti banyak yang akan bisa menjadi kenangan.