Ancelotti tetap dampingi Chelsea

Carlo Ancelotti
Keterangan gambar, Don Carlo tetap dampingi Chelsea meski tengah berduka.
Telah diterbitkan

Manajer Chelsea Carlo Ancelotti tetap mendampingi anak asuhnya di Stamford Bridge saat melawan Arsenal meski ayahnya meninggal dunia baru-baru ini.

Carlo Ancelotti dilaporkan berada disamping ayahnya, Giuseppe, saat meninggal pada usia 87 tahun pada Rabu malam.

Pemakaman Giuseppe akan dilangsungkan Sabtu ini, dan hari Minggunya Ancelotti sudah kembali ke Stamford Bridge dalam lanjutan pertandingan Liga Primer.

"Semua orang di Chelsea menyatakan berbela sungkawa untuk Carlo dan keluarganya. Doa kami bersama mereka pada saat ini,'' demikian isi pernyataan situs klub ini.

Wakil manajer Ray Wilkins akan mengambil alih pimpinan saat latihan dan keterangan pers sebelum pertandingan Jumat ini.

Masih di atas

Sehari sebelum mendapat kabar duka, Ancelotti membawa Chelsea mengalahkan Marseille 2-0 di Stamford Bridge pada Selasa kemarin saat berlaga di Liga Champions.

Hasil itu mengakhiri dua kekalahan beruntun yang dialami The Blues.

Setelah mencatat rekor enam kali kemenangan beruntun di awal Liga Primer dan Liga Champions, Chelsea harus keluar dari Piala Carling setelah kalah di kandang dari Newcastle 4-3 pada 22 September lalu.

Tiga hari kemudian, tim London barat ini juga mengalami kekalahan 1-0 dari Manchester City, kekalahan pertama mereka di Liga dari sejak 27 Februari, dari lawan yang sama di Stamford Bridge.

Meski mengalami kekalahan beruntun tetapi tim besutan Ancelotti ini tetap berada di peringkat pertama klasemen sementara Liga Primer, unggul tiga angka dari Manchester United dan empat angka dari Arsenal yang berada di peringkat ke tiga.