Pengusaha Singapura tawar Liverpool

Liverpool
Keterangan gambar, Hicks dan Gillet dianggap gagal urus klub karena utang yang menumpuk
Telah diterbitkan

Perlombaan membeli klub Liverpool nampaknya belum juga usai.

Peter Lim, pengusaha asal Singapura, dilaporkan tengah mendekati manajemen Liverpool dengan tawaran pembelian yang lebih tinggi.

Sumber-sumber yang dekat dengan Lim mengatakan dia adalah penawar yang paling memungkinkan di tahap akhir rencana penjualan Liverpool.

Dia disebut-sebut telah bertemu dengan ketua umum klub Liverpool terkait dengan rencana pengumuman pembeliannya.

Sebelumnya Lim dinyatakan kalah setelah ketua umum Liverpool mengumumkan pada 6 Oktober, Liverpool kemungkinan akan dijual ke New England Sport Ventures (NESV) dengan harga £300 juta.

Tapi Lim tampaknya belum menyerah meski telah ada pengumuman bahwa NESV akan menjadi pemilik baru Liverpool.

Peter Lim meyakini tawarannya tidak kurang menariknya dari Henry.

Tawaran Lim juga mencangkup pembayaran hutang di Royal Bank of Scotland dan Wachovia sebesar £200 juta, membayar £60 juta hutang lainnya dan menanamkan modal sebesar £40 juta.

Dan menurut Lim yang paling penting adalah semua uang yang disediakan berasal dari kantong pribadi, bukan dari pembiayaan bank.

Dana pemain

roy hodgson
Keterangan gambar, Lim menjanjikan dana bagi Hodgson untuk beli pemain baru

Dia juga menyediakan dana sejumlah £10 juta bagi manajer Roy Hodgson untuk membeli pemain-pemain baru ketika jendela transfer kembali dibuka pada Januari.

Lim menyatakan kepada manajemen Liverpool tawarannya ini lebih menarik ketimbang NESV yang mungkin juga berhutang untuk menutupi hutang Liverpool yang diwarisi oleh pemilik saat ini George Gillett dan Tom Hicks.

Dalam kesempatan yang sama, NESV bersikeras kalau pihaknya tidak akan menambah lagi hutang Liverpool.

Tapi tidak ada jaminan kalau tidak akan ada lagi hutang mengingat keterbatasan dana yang dimiliki oleh John Henry, orang nomor satu di NESV, dan rekannya untuk mendanai Liverpool di masa mendatang.

Lim kini tengah mengawasi persidangan mengenai kemungkinan penjualan Liverpool ke NESV - yang bertolak belakang dengan keinginan Hicks dan Gillett- yang dimulai Selasa ini.

Miliader asal Singapura ini percaya hasil pengadilan akan memungkinkan baginya untuk menawar lagi.

Berdasarkan majalah Forbes, kekayaan Lim mencapai kisaran $1,6 triliun, dari industri pakaian, logistik, dan agrobisnis.

Ketertarikannya dengan sepakbola Inggris bisa terlihat dari kepemilikannya atas sejumlah bar bertemakan Manchester United di Asia, yang membuatnya percaya kalau ada potensi besar untuk mendapatkan keuntungan jika memiliki klub top di Inggris.