Ferguson: tiga tim calon juara

Manajer Manchester United, Alex Ferguson, yakin perlombaan merebut gelar juara Liga Inggris kini hanya diikuti oleh tiga tim.
"Saya pikir tidak ada pihak di luar kami, Chelsea atau Arsenal," ujar Alex Ferguson yang timnya kini berada di puncak klasemen sementara dengan keunggulan dua poin dan dua pertandingan tersisa lebih banyak.
MU bisa memperbesar perbedaan poin jika berhasil mengatasi Sunderland tanggal 26 Desember, sementara Arsenal yang berada di posisi kedua klasemen sementara ditantang oleh urutan keempat, Chelsea pada hari Senin (27/12).
Manajer asal Skotlandia ini memandang Manchester City dan Spurs, yang masing-masing berada di posisi ketiga dan kelima, akan sulit mengejar ketiga klub utama karena keterlibatan mereka di Liga Eropa.
Menjelang akhir paruh pertama musim kompetisi liga Inggris, perlombaan menjadi juara Liga Inggris berkembang menjadi yang paling terbuka dalam beberapa tahun tahun terakhir.
Menjelang periode pertandingan Hari Natal, empat besar klasemen sementara hanya terpisah dengan perbedaan tiga angka.
Jika MU menang atas Sunderland di kandang sendiri, para pesaing klub kota Manchester ini akan mendapat tekanan tambahan dan jika Arsenal dan Chelsea bermain seri, MU akan mengukuhkan posisi di puncak.

Pada tanggal 26 Desember Manchester City akan bertandang ke Newcastle sementara Tottenham Hotspur berlaga di kandang Aston Villa. Hampir dipastikan kedua tim ini akan berjuang untuk menghidupkan kembali kemungkinan mencuri gelar juara Liga Inggris.
Tetapi menurut Ferguson perjuangan kedua klub ini terlalu berat.
"Saya tahu Harry [Redknapp] mengemukakan kemungkinan Tottenham tetapi mereka masih bermain di dalam Liga Champions yang merupakan hal baru bagi mereka," ujar Ferguson yang minggu depan akan berusia 69 tahun.
"Jika mereka berhasil lolos ke babak berikutnya, tidaklah mudah terlibat dalam kompetisi Eropa pada tingkat ini dan juga Liga Inggris, ditambah Piala FA. Biasanya pengalaman yang membuat seseorang berhasil.
"Tentu saja Manchester punya kesempatan. Tetapi mereka juga terlibat dalam Liga Eropa yang membuat peluang mereka lebih sulit. Mungkin mereka, dan juga Harry, bisa membeli pemain pada bulan Januari karena sangat sulit untuk mengelola dua kompetisi tingkat tinggi itu."





























