Haye pesimistis soal Klitschko

Juara dunia kelas berat WBA David Haye mengatakan pesimis pertarungan Wladimir Klitschko bisa terlaksana setelah pengumuman pertarungan calon lawannya itu melawan Deresk Chisora.
Petinju Inggris ini mengatakan sebelumnya berharap bisa menghadapi petinju Ukraina, yang memegang gelar juara kelas berat IBC dan WBO, ini tanggal 2 Juli.
Namun Haye mengatakan penjadwalan ulang pertarungan Klitschko melawan Chisora menjadi tanggal 30 April, membuat penyelenggaraan kedua pertarungan itu terlalu dekat.
"Jika dia tidak bertarung dengan saya tanggal 2 Juli dia tidak akan pernah berhadapan dengan saya," ujar Haye yang berencana untuk gantung sarung tinju ketika berusia 31 tahun pada bulan Oktober.
Kepada radio BBC lokal, Haye menambahkan: "Klitschko yang mengusulkan tanggal 2 Juli, dia tidak pernah berbicara soal Dereck Chisora sebelum hari Rabu.
"Saya tahu kesulitan menggelar pertarungan tertentu dan kami pun sudah menyepakati satu tanggal. Tidak ada alasan dia harus bertarung dengan orang lain sebelum menghadapi saya. Dia sebelumnya pernah menjalani periode jeda tak bertanding yang sama lamanya, dan sebenarnya periode dia tidak bertarung juga tidak lama."
Jika pertarungan Klitscko-Chisora benar-benar dilaksanakan Haye harus melakukan pertandingan wajib atau terancam gelarnya dicabut, tetapi jika dia bisa bertarung dengan petenis Ukraina untuk menyatukan gelar berbagai versi itu, dia bisa mengajukan permintaan perpanjangan waktu kepada WBA.
"Ini masih bisa terjadi," ujar Haye. "Mudah-mudahan dalam beberapa hari ini Wladimir sadar kritik yang dikeluarkan karena dia bertarung dengan orang lain dan berubah pikiran."
Perundingan alot
Kubu Klitschko mengatakan pertarungan bulan April ini sudah hampir disepakati, tetapi perundingan kemudian kandas dan menurut manajer Bernd Boente stasiun televisi Inggris tidak mau menayangkan dua pertandingan dalam bulan yang sama, karena Amir Khan dijadwalkan bertarung pada bulan itu.
Boente mengatakan pertarungan tanggal 2 Juli juga telah disepakati namun mengatakan kubu Haye tidak suka karena Klitscko akan berhadapan dengan Chisora sebelumnya, dan ini perlu dilakukan karena pertarungan terakhir Klitschko dilaksanakan pada bulan September.
Sementara itu Haye mengatakan: "Klitschko mengaku dia akan melawan saya dan Chisora, tapi itu omong kosong. Apakah kita harus percaya bahwa seorang petinju yang hanya bertarung satu kali di tahun 2009 dan dua kali di tahun 2010 sekarang bisa bertarung dua kali dalam waktu sembilan minggu?

"Pertarungan melawan saya adalah yang paling menguntungkan, berarti dan berbahaya yang pernah dialami oleh Wladimir, bukan hanya satu pemanasan semata. Wladimir tidak bisa bertarung melawan petinju manapun sembilan bulan setelah melawan Chisora, apalagi saya.
Perkembangan baru yang muncul adalah kemungkinan Haye bertarung melawan saudara Wladimor, Vitali, yang memegang gelar WBC, pada bulan April dan Mei.
Tetapi penjadwalan ulang pertarungan Chisora- Klitschko akan menghalangi upaya Haye menyatukan gelar juara dunia kelas berat sebelum pensiun.
"Seharusnya situasi ini tidak terjadi," ujar Haye. "Saya masih bisa bertarung di bulan Mei dan Juni, tetapi Klitshko hanya menyediakan tanggal 30 April dan 2 Juli. Bulan April terlalu dekat dengan pertandingan Amir Khan, dan sedikit rumit dengan stasiun televisi, jadi kami memilih bulan Juli.
"Semua pihak setuju dengan kesepakatan ini. Kami memberi sejumlah konsesi agar penghalang bisa dicabut.
"Namun sepanjang perundingan jelas terlihat bahwa dia mencari jalan keluar dari pertandingan ini. Dia sering datang dengan masalah dan halangan baru yang harus diatasi dan saya tidak pernah merasa dia memang ingin bertarung melawan saya."
"Mereka menuntut pembagian keuntungan 50:50 sejak awal dan kami pun akhirnya setuju, meski sebenarnya kami membawa pemasukan tiga kali lipat dari dia.
"Kami sudah menyediakan tempat untuk bulan Mei dan Juni, namun Wladimir tidak pernah berniat datang ke Inggris. Dia mengatakan tidak ada tempat tersedia pada bulan Mei dan Juni di Jerman, dan itu sebab kita berada dalam situasi ini."
Haye sebenarnya dijadwalkan bertarung melawan Wladimor Klitschko pada tahun 2009 namun mundur karena cedera punggung.





























