Awan buatan untuk Piala Dunia Qatar 2022

Sumber gambar, Qatar University
Para ilmuwan di Universitas Qatar menyatakan akan mengembangkan awan buatan untuk memayungi stadion dan lapangan latihan Piala Dunia 2022.
Cuaca yang amat panas di kawasan Teluk memang menimbulkan kekhawatiran atas kondisi pemain dan penonton saat pertandingan
Seperti biasa Piala Dunia digelar pada Juni dan Juli, ketika temparatur di Qatar bisa mencapai 50C.
Qatar terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 pada Desember lalu dan Presiden FIFA, Sepp Blatter, pernah mengungkapkan agar kejuaran tahun itu digeser ke musim dingin.
Namun kemudian Blatter menegasan kejuaraan sebaiknya tetap dilaksanakan pada musim panas pertengahan tahun.
Untuk mengatasi teriknya suhu, Qatar sudah merencanakan untuk memasang mesin penyejuk di stadion-stadionnya dengan menggunakan tenaga surya, namun para ilmuwan mengatakan mereka kini sudah merancang awan buatan.
Gas helium
Satu unit awan buatan diperkirakan membutuhkan biaya sekitar US$500.000 atau sekitar Rp5 miliar.
Menurut Saud Abdul Ghani, Kepata Departemen Rekayasa Mekanika dan Industri di Universitas Qatar, awan buatan itu dibuat dari struktur karbon ringan yang membawa lapisan materi yang berisi gas helium.
Empat mesin bertenaga surya akan menerbangkan struktur karbon itu, yang digerakkan dengan menggunakan alat pengendali jarak jauh.
Presiden Konfederasi Sepakbola Asia, AFC, Mohammed Bin Hammam -yang berasal dari Qatar dan akan bersaing dengan Sepp Blatter dalam pemilihan Presiden FIFA, Juni mendatang- mengatakan negaranya punya peralatan yang amat baik untuk menangani teriknya musim panas.
Bagaimanapun, Serikat Pemain Global, FIFPro, mendukung pergeseran waktu pertandingan ke musim dingin karena berpendapat Qatar tidak bisa memberikan kondisi yang cocok untuk kejuaraan sepakbola sekelas Piala Dunia.
Qatar mengalahkan calon tuan rumah Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat untuk penyelenggaraan Piala Dunia 2022 dalam pemungutan suara Komite Eksekutif FIFA di Zurich, tanggal 2 Desember 2010.





























