Pesan Prandelli untuk Balotelli

Prandelli mengakui timnya kalah kelas dengan Spanyol di final Euro 2012.
Keterangan gambar, Prandelli mengakui timnya kalah kelas dengan Spanyol di final Euro 2012.
Telah diterbitkan

Pelatih Italia Cesare Prandelli mengatakan timnya akan belajar dari pengalaman saat kalah menyesakkan 0-4 dari Spanyol di Euro 2012.

Gawang Italia kebobolan gol yang dicetak David Silva dan Jordi Alba di babak pertama, kemudian dua gol lagi dari Fernando Torres dan Juan Matta di babak kedua. Menjadikannya sebagai kekalahan terburuk dalam sejarah final Piala Eropa.

"Mereka sangat mendominasi malam ini,'' aku Prandelli.

''Anda bisa berkembang dari pengalaman. Saya sangat bangga dengan tim saya,'' tambahnya.

''Mungkin kami bisa kembali dalam pertandingan di awal babak kedua, kami memiliki dua peluang tetapi tentu saja saat Thiago Motta keluar akibat cedera, kami tidak bisa mengisi kekosongan yang ditinggalkannya,'' kata Prandelli.

Setelah tertinggal dua gol di babak pertama, Italia memasukkan Antonio Di Natale menggantikan Cassano guna memberi suntikan di barisan depan Italia, tetapi sayang Thiago Motta harus ditarik keluar karena cedera, sementara Italia sudah melakukan tiga kali pergantian, akibatnya Italia harus bermain dengan 10 pemain.

"Anda harus mengangkat tangan anda dan mengatakan lawan lebih baik, mengakui kekalahan.''

"Kami harus memberi selamat kepada sebuah tim hebat untuk kemenangan mereka,'' ujar Prandelli secara sportif.

Sejumlah pengamat menilai Italia tampil antiklimaks di final setelah secara gemilang berhasil menggusur favorit Jerman 2-1 pada hari Kamis (28/06).

Prandelli, yang akan kembali memimpin Italia di kualifikasi Piala Dunia 2014 juga mengeluhkan jadwal pertandingan yang dijalani Gli Azzurri.

"Melawan sebuah tim seperti Spanyol saya rasa anda harus dalam kondisi yang bagus,'' katanya.

Pesan untuk Balotelli

Selain gagal juara, Balotelli juga kehilangan gelar sepatu emas.
Keterangan gambar, Selain gagal juara, Balotelli juga kehilangan gelar sepatu emas.

Bagaimanapun Prandelli mencoba menghibur diri dengan menyebut menjadi terbaik kedua di Eropa adalah pencapaian yang luar biasa mengingat sejumlah masalah internal di dalam Italia jelang penyelenggaraan Euro 2012.

''Kami menjalani Piala Eropa yang sangat bagus. Satu-satunya penyesalan adalah fakta bahwa kami tidak memiliki beberapa hari tambahan untuk istirahat sebelum pertandingan ini.''

Saat peluit akhir pertandingan ditiup wasit, sejumlah pemain Italia, termasuk gelandang berpengalaman Andrea Pirlo terlihat bergelinang air mata penyesalan.

Penyerang Manchester City Mario Balotelli bahkan langsung meninggalkan lapangan dengan berang sebelum akhirnya kembali untuk menerima medali juara kedua.

Menurut Prandelli, kekalahan ini menjadi pelajaran yang sangat bernilai bagi penyerang muda yang dikenal bengal tersebut.

"Saya katakan kepada Mario bahwa ini adalah pengalaman yang harus kamu jalani dan harus menerimanya,'' kata Prandelli.

"Kamu juga harus menjamin bahwa ini akan membantumu maju dan kamu bisa berkembang dari pengalaman.''

"Ini terjadi bagi sejumlah pemain, dan akan terjadi lagi, inilah olahraga,'' tegas Prandelli.

Balotelli juga harus menerima kenyataan bahwa dia juga kehilangan gelar sepatu emas - pencetak gol terbanyak -, kalah dari Fernando Torres yang sama-sama mencetak tiga gol tetapi dengan agregat waktu yang lebih baik.