Kesaksian ibu di Samarinda yang bayinya meninggal usai dikepung kabut asap karhutla
Kesaksian ibu di Samarinda yang bayinya meninggal usai dikepung kabut asap karhutla
Telah diterbitkan
Yazlyn Syanindita atau Canin, bayi berumur 14 bulan di Samarinda, Kalimantan Timur, meninggal dunia setelah mengalami gangguan pernapasan.
Menurut ibunya, kesehatan Canin menurun drastis sejak satu bulan belakangan, saat rumah mereka dikepung kabut asap kebakaran hutan dan lahan.
Dokter spesialis anak yang merawat Canin menyatakan belum bisa memastikan apakah kabut asap karhutla yang memicu gangguan pernapasan, hingga menyebabkan dia meninggal dunia.
Namun, ibu Canin mendesak pemerintah untuk "tidak buta".
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 12 Oktober 2026, ada 62.000 kasus ISPA pada balita di tujuh provinsi terdampak karhutla.
Video produksi: Lesthia Kertopati dan Rita Lavenia






